Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 2 Mei 2026
Kim Jong Un Marah ke Pejabat Korut Gegara Peluncuran Satelit Gagal
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un dilaporkan geram lantaran peluncuran satelit pengintai baru-baru ini gagal.
Partai yang berkuasa di Korea Utara, Partai Buruh Korut mengecam peluncuran satelit yang gagal itu dalam pertemuan tingkat tinggi pada Senin (19/6).
Dalam rapat itu, Kim Jong Un melalui Partai Buruh "dengan getir" mengkritik para pejabat yang bertanggung jawab dalam proyek peluncuran satelit tersebut.
"Komite Pusat Partai Buruh, partai yang berkuasa mengkritik keras para pejabat yang secara tidak bertanggung jawab melakukan persiapan peluncuran satelit dan menuntut penyelidikan atas kegagalan serius ini," bunyi pernyataan partai seperti dilaporkan kantor berita pemerintah Korut, KCNA.
Komite tersebut berjanji segera melakukan peluncuran satelit mata-mata lagi hingga berhasil. Sebelumnya, Pyongyang menegaskan satelit mata-mata diperlukan untuk mengimbangi kehadiran militer AS yang menurutnya semakin berkembang di kawasan tersebut.
Korut berusaha meluncurkan satelit mata-mata militer pertamanya ke orbit pada 31 Mei lalu namun jatuh ke laut saat peluncuran.
Meski gagal, peluncuran satelit itu dikecam oleh Amerika Serikat, Korea Selatan dan Jepang. Ketiga negara itu menilai peluncuran satelit melanggar resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Sebab, AS menuding Korut menggunakan teknologi rudal balistik untuk meluncurkan satelit tersebut. Sementara itu, PBB melarang negara bersenjata nuklir melakukan uji coba menggunakan teknologi rudal balistik.
Dikutip AFP, analis mengatakan ada tumpang tindih teknologi yang signifikan antara pengembangan rudal balistik antarbenua dan kemampuan peluncuran ruang angkasa Korut. Padahal, selama ini Korut kerap menggembar-gemborkan pengembangan teknologi rudal balistiknya.
Selain mengembangkan satelit pengintai, Korut juga melakukan beberapa peluncuran rudal selama 2023 yang melanggar sanksi, termasuk uji coba rudal balistik antarbenua.
Uji coba rudal yang makin getol ini berlangsung ketika relasi Korea Utara dan Korea Selatan serta AS terus merenggang.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 210 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 144 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang