Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Harga Beras di Badung Merangkak Naik, Pedagang Khawatir
BERITABALI.COM, BADUNG.
Harga beras medium dan premium merangkak naik di Pasar Tradisional Dalung, Padang Luwih, Badung.
Pedagang mengaku kenaikan harga beras terjadi setiap dua hari sekali sebesar Rp500 per kilo. Para pedagang khawatir jika harga beras ini merangkak naik terus.
Seperti disampaikan salah satu pedagang klontong di Pasar Dalung, Ni Ketut Suci. Ia menyebut harga beras medium kini Rp13.500,- per kilogram yang sebelumnya Rp13.000,- per kilogram. Sedangkan harga beras premium kini Rp14.500,- per kilogram yang sebelumnya Rp 14.000,- per kilogramnya.
"Rata-rata harganya naik Rp500 per kilogramnya," jelasnya, Rabu (30/8/2023).
Dirinya mengaku di tengah kenaikan harga hanya mampu menjual kurang lebih 2 hingga 5 Sak per hari sebelumnya l atau lebih dari 5 Sak per harinya.
"Kurang dari 5 Sak beras mampu dijual per harinya secara ecer per harinya, biasanya lebih dari 5 Sak per harinya," ujarnya.
Suci berharap kepada Pemerintah terkait agar harga beras dapat kembali ke harga normal seperti sebelumnya.
Sementara, pedagang lalapan, Mega Ulandari Ningsih mengaku membeli beras premium berat 5 kilogram dengan harga sebesar Rp70.000,- sebelumnya hanya Rp66.000,- per kilogramnya. Untuk rata-rata kebutuhan per harinya, ia membutuhkan 7 kilogram beras.
"Sulit menjual menu lalapan nantinya karena pasti akan menyesuaikan harganya atau menaikkan harga per porsinya," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4536 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2351 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2002 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1609 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1050 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun