Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 26 September 2026
Bupati Tamba Tinjau Pembongkaran Pasar Umum Negara, Pembesaran Ukuran Kios Bisa Dipenuhi
beritabali/ist/Bupati Tamba Tinjau Pembongkaran Pasar Umum Negara, Pembesaran Ukuran Kios Bisa Dipenuhi.
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Revitalisasi Pasar Umum Negara memasuki tahap pembongkaran dan pembersihan bangunan setelah sebelumnya pengosongan pedagang yang berjualan.
Pemerintah kabupaten Jembrana sendiri telah menyediakan lokasi untuk relokasi pedagang diantaranya di areal parkir pemkab Jembrana serta Pasar Ijogading.
Memastikan tahapan revitalisasi pasar berjalan lancar, Bupati I Nengah Tamba kembali melakukan peninjauan pembongkaran pasar umum negara, Senin (4/9/2023).
Tinggal menyisihkan beberapa kios, pihaknya memastikan sedikit lagi lahan pasar bisa dirapikan untuk segera dibangun.
"Kalau kita perhatikan hari ini sepertinya untuk hari H yang ditentukan oleh proyek pemenang tender itu adalah bisa kita capai, tinggal ditambah alat berat saja ini persoalannya sudah selesai," ungkapnya.
Bupati mengatakan revitalisasi dari pemerintah pusat ini sesungguhnya bermaksud baik mengingat kondisi Pasar yang sudah dibangun sejak tahun 1955 dinilai kurang layak. Revitalisasi juga dimaksudkan untuk meningkatkan fungsi pasar agar lebih bersih nyaman dan ramai dikunjungi pembeli.
"Saya sebagai bupati tentu setiap saat kita ikuti perkembangannya agar berjalan lancar. Tentunya juga meminta maaf selama relokasi ada penurunan pembeli. Mohon bersabar, karena ini tujuannya baik untuk kita semua," ucapnya.
Lebih lanjut, ia merasa lega mengenai beberapa persoalan yang sempat terjadi, di awal proses pembongkaran dan pengosongan pedagang di Pasar Umum Negara. Termasuk upayanya mengakomodir aspirasi pedagang akan ukuran los yang lebih luas.
Namun, bersyukur dari hasil review pembesaran ukuran los dapat terpenuhi. "Review sudah ada kabar jadi sudah ada ukuran 3x4 sudah lebih dari seratus ,3x3 juga ada segitu. Saya rasa teman teman pedagang bisa menerima dengan bahagia," ujar Bupati Tamba.
Sementara itu terkait dengan penggeseran Pura Melanting Pasar Negara sesuai rencana gambar, pihaknya mengaku masih mengoordinasikan. Ia tidak ingin terburu buru mengambil keputusan namun akan terus mengkomunikasikan dengan tokoh, pengempon termasuk mapinunas (mohon petunjuk) kepada griya/sulinggih.
"Ini masih dikomunikasikan agar bangunan Pura Melanting bisa dibangun baru, seperti bangunan pasar yang juga baru. Dipindah sisi utara pasar sesuai asta kosala kosali tempat suci. Karena bangunan ini bukan situs harusnya bisa digeser dengan urutan upacara yang benar. Namun teknisnya kami akan putuskan setelah meminta petunjuk," ucapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8463 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5815 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3641 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2468 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar