Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 9 Mei 2026
Bule Prancis Ngamuk Sambil Acungkan Sajam di Kos Jalan Drupadi Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Entah apa yang merasuki pikiran Franscois Forta sehingga dia mengamuk di tempat kosnya di Jalan Drupadi VII nomor 7, Desa Sumerta Kelod, Denpasar Timur, pada Selasa 5 September 2023 sekitar pukul 14.00 WITA.
Bule asal Prancis ini menenteng pedang dan pisau hingga membuat penghuni kos ketakutan.
Warga sekitar menyebutkan, Francois Forta sudah sejak sebulan lalu tinggal sendirian di lantai 2 di kos-kosan milik IB Rama (57). Selama kos disana, Franscois kerap membuat onar.
Tidak hanya mabuk-mabukkan, ia juga kerap menghidupkan musik dengan suara keras. "Penghuni kos sempat menegur tapi tidak direspons Franscois, dia cuek orangnya," ungkapnya.
Kata warga, Franscois mengamuk pada Senin 4 September 2023 sekitar pukul 23.00 WITA. Tiba-tiba dia mengeluarkan barang barang miliknya di dalam kamar kos sambil ngomel-ngomel. Pasalnya mobil jemputan milik temannya tak kunjung datang.
"Temannya yang menjemput itu tinggal di wilayah Serangan," beber sumber, pada Selasa 5 September 2023.
Tak lama mobil jemputan datang dan Franscois mengangkut barangnya dan pergi. Satu jam kemudian dia datang lagi ke kosan.
Tak disangka, kedatangan Franscois membuat warga ketakutan. Sebab, ia membawa pedang dan pisau. Senjata tajam itu diacung-acungkan ke warga sehingga tidak ada yang berani mendekat. Pemilik kos IB Rama pun datang dan berusaha menenangkannya. Tapi Franscois tidak mengubrisnya dan terus mengacungkan sajam.
Kegaduhan tersebut dilaporkan ke pihak Desa dan sejurus kemudian dilaporkan ke Polsek Denpasar Timur. Tapi sebelum diamankan, ia sempat mengamuk menebas salah satu pintu kamar tetangga dengan pedangnya.
Sementara pemilik kos mengamankan pedang dan pisau saat Franscois sedang duduk di atas sepeda motornya. Pihak Desa didampingi Unit Opsnal Polsek Dentim di bawah kendali Pawas Iptu Nyoman Kuasa tiba di lokasi kejadian.
Melihat Polisi datang, Franscois lebih banyak terdiam. Setelah dilakukan negosiasi akhirnya Franscois pergi meninggalkan kos menuju rumah barunya di Serangan, Denpasar Selatan. Sedangkan sajam diamankan petugas Linmas di Kantor Desa Sumerta Kelod.
Dikonfirmasi terpisah IB Rama membenarkannya adanya keributan akibat ulah pria asal Perancis tersebut. Dijelaskannya tidak ada korban luka dari kejadian tersebut.
"Ya benar, kejadian di kos aku, namun sudah dimediasi oleh polisi tadi," bebernya ke awak media.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 854 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 726 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 545 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 520 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik