Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 30 Juni 2026
Penyandang Disabilitas Mengaku Kesulitan Naik ke TPS
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Beberapa kali pemilu berlangsung, problem bagi kalangan disabilitas masih terjadi. Salah satunya terkait akses menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tinggi. Dan jarang ada tempat untuk kursi rodanya.
Hal itu diungkapkan oleh teman-teman penyandang disabilitas saat berkesempatan bertemu Bawaslu Gianyar. Dimana penyandang disabilitas kesulitan untuk menggunakan hak Pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dikarenakan tempat yang disediakan tergolong tinggi dan sulit dilalui karena penggunaan Balai Banjar sebagai TPS.
Staf Bawaslu Provinsi Bali, Nuansa Rahmadi yang hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa Bawaslu Provinsi Bali sejauh ini telah melakukan pemetaan terhadap penyandang disabilitas, dimana hal tersebut sebagai bentuk konsistensi Bawaslu Provinsi Bali dalam mengkoordinir dan menjaga hak yang dimiliki penyandang disabilitas pada perhelatan Pemilu tahun 2024.
“Sosialisasi ini bertujuan untuk turut melibatkan masyarakat dalam hal pengawasan, sebagai perpanjangan tangan Bawaslu, dan Bawaslu Provinsi Bali sendiri telah melakukan pemetaan terhadap penyandang disabilitas, tentu hal tersebut sebagai bentuk konsistensi Bawaslu dalam mengkoordinir dan menjaga hak yang dimiliki penyandang disabilitas,” jelas Nuansa.
Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan menyampaikan bahwa semua warga mempunyai hak dalam menggunakan hak pilihnya.
“Semua warga negara, siapapun dan bagaimanapun keadaannya mempunyai hak dalam menggunakan hak pilihnya, kami memandang perlu untuk mengakomodir teman-temen sekalian agar pada pemilu 2024 mendatang dapat difasilitasi dalam menggunakan hak pilihnya,” tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun