Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Setop Bullying, Tak Zaman Siswa Dihukum Gosok Kamar Mandi
BERITABALI.COM, GIANYAR.
SDN Hindu 4 Batuan kedatangan Komisioner Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Bali I Kadek Ariasa. Komisioner asal Mas, Ubud itu mengampanyekan setop bullying.
Saat ini, diharapkan para guru dan orang tua memberikan hukuman positif pada anak ketika mereka nakal. Jangan justru sebaliknya, anak nakal menjadi semakin nakal gara-gara cara menghukumnya tidak tepat.
"Hukuman positif itu misalnya anak diajak menulis cerita kehidupan sehari-hari, membuat puisi, kemudian menceritakan kembali tulisan tersebut," jelas dia.
Ariasa menegaskan sudah tidak jamannya lagi menghukum siswa dengan berdiri di depan kelas dengan satu kaki, atau lari keliling lapangan atau menggosok WC kamar kecil.
"Ayah bunda, guru, semua warga sekolah tidak boleh memberi hukuman secara fisik, termasuk hukum negatif. Yang boleh adalah hukuman positif. Mari kita sebagai orangtua sama sama lakukan pencegahan," jelas dia.
Dikatakan, sekolah dengan identitas Hindu yang berinisiatif melakukan kegiatan pencegahan dini terhadap potensi dan dampak kekerasan bullying yang makin marak terjadi akhir-akhir ini.
Di kesempatan itu, diputar video sesuai ajaran Agama Hindu yakni Tat Twam Asi. "Itu sebuah jawaban yang spontan dan brilian seorang anak. Karena sudah memahami dalam hidup ini kita hendaknya selalu saling tolong menolong," tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3830 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1775 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang