Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Khofifah Diperebutkan Kubu Ganjar, Prabowo, Anies di Pilpres 2024
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjadi incaran jelang Pilpres 2024. Tiga kubu bakal calon presiden mendambakan Khofifah untuk bergabung.
Tak ada tokoh lain. Hanya sosok Khofifah yang dirayu secara terbuka di hadapan publik oleh kubu Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto maupun Anies Baswedan.
Berulang kali Khofifah enggan bicara banyak. Dia tak jarang menghindari pertanyaan itu. Sering pula mengaku ingin fokus memimpin Jawa Timur terlebih dahulu.
Diketahui, masa jabatannya sebagai Gubernur Jawa Timur akan habis pada 31 Desember mendatang. Masih bisa kembali maju di Pilkada 2024 mendatang.
Kubu Ganjar
Pada 30 Juli, Kepala Bappilu PPP Sandiaga Uno menyatakan secara terbuka bahwa Khofifah adalah sosok luar biasa. Dia berharap Khofifah bergabung dalam tim pemenangan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.
"Nanti kalau Bu Khofifah berjuang bersama kami, ini luar biasa," kata Sandiaga di Gresik.
Sandiaga juga menyinggung karier politik Khofifah yang diawali sebagai kader PPP. Dahulu pun pernah menjadi anggota DPR fraksi PPP.
Oleh karena itu, dia yakin Khofifah dekat dengan kubu Ganjar Pranowo yang di dalamnya juga ada PPP.
"Mbak Khofifah yang lahir dari rahim PPP. PPP adalah cinta pertama Mbak Khofifah dalam berpolitik. Beliau mengirim Kesbangpol-nya di sini. Sampaikan salam ke Mbak Khofifah, pada saatnya kita akan berjuang bersama dengan Bu Khofifah," kata Sandiaga.
Kubu Prabowo
Gerindra Jawa Timur menyatakan bahwa Khofifah termasuk kandidat ketua tim pemenangan Prabowo Subianto di Pilpres 2024.
Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad mengatakan Khofifah merupakan figur penting yang sudah dibidik sejak lama.
"Sudah sejak lama Bu Khofifah dianggap sebagai figur yang penting untuk kemenangan Pak Prabowo," kata Sadad saat dihubungi CNNIndonesia.com, Sabtu (23/9).
Sadad menuturkan Khofifah dibidik karena memiliki kekuatan elektoral yang besar. Ia merupakan kader NU sekaligus Ketua Umum PP Muslimat NU.
"Kalau memang kami tidak menghitung kekuatan Bu Khofifah secara elektoral, secara basis dukungan, enggak mungkin [enggak diperhitungkan]. Berapa kali coba dihitung Pak Muzani [menemui Khofifah], Pak Prabowo dua kali," ujarnya.
Kubu Anies
Petinggi Partai NasDem Effendi Choiri menyebut Khofifah sempat diajak untuk menjadi calon wakil presiden pendamping Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Akan tetapi, Khofifah menolaknya. "Dia enggak mau atau enggak berani," ucap Gus Choi pada 21 Juli lalu.
Kini, NasDem, PKB dan PKS sudah memilih Muhaimin Iskandar sebagai pendamping Anies Baswedan. Namun, keinginan merekrut Khofifah masih ada jadi bagian dari tim pemenangan.
Perempuan Bangsa yang berada di bawah naungan PKB menyatakan Anies-Muhaimin membutuhkan sosok perempuan berani dan memiliki kapasitas. Salah satunya Khofifah.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 942 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 776 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 595 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 554 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik