Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 17 Mei 2026
7 Makanan Ini Mengandung Racun Alami, Bisa Picu Masalah Kesehatan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Makanan tak sepenuhnya bebas dari racun. Ada beberapa makanan sehari-hari yang mengandung racun alami, yang perlu Anda ketahui.
Beberapa racun alami diketahui memang dapat terbentuk di dalam makanan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut, racun terbentuk sebagai mekanisme pertahanan alami terhadap predator.
Tak dimungkiri, racun alami memang bisa menyebabkan berbagai dampak buruk bagi kesehatan. Misalnya saja memicu reaksi alergi hingga diare.
Makanan yang mengandung racun
Berikut beberapa makanan sehari-hari yang mengandung racun, mengutip WebMD.
1. Apel
Bagian biji apel mengandung sianida. Anda disarankan untuk membuang biji apel terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya.
Tapi untungnya, biji apel memiliki lapisan pelindung yang mencegah sianida masuk ke dalam tubuh saat tak sengaja termakan.
Namun demikian, Anda disarankan untuk tetap berhati-hati.
2. Elderberry
Anda dapat mengonsumsi elderberry sebagai sirup atau suplemen untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Namun, jangan konsumsi elderberry dalam bentuk utuh.
Buah satu ini mengandung lektin dan sianida. Keduanya dapat memicu mual, muntah, dan diare.
3. Pala
Pala jadi salah satu rempah-rempah populer sebagai bumbu masakan. Pala bisa menambahkan cita rasa dengan aman jika Anda hanya menggunakannya dalam jumlah kecil.
Namun, Anda tidak disarankan untuk menambahkan satu sendok makan pala ke dalam makanan.
Pala mengandung miristisin atau minyak yang dapat menyebabkan halusinasi, kantuk, pusing, hingga kejang.
4. Kacang merah mentah
Dari semua jenis kacang-kacangan, kacang merah mengandung konsentrasi lektin yang tinggi. Lektin adalah racun yang dapat menyebabkan sakit perut parah, muntah, dan diare.
Hanya dibutuhkan 4-5 kacang merah mentah untuk menimbulkan efek samping di atas. Oleh karena itu, pastikan Anda memasak kacang merah dengan sempurna.
5. Almond pahit
Ada dua jenis kacang almond yang umum diketahui, yakni yang rasanya pahit dan manis.
Pada dasarnya, kedua jenis almond sama-sama mengandung amygdalin. Nama terakhir merupakan senyawa kimia yang dapat berubah menjadi sianida.
Namun sejauh ini, almond pahit memiliki kadar amygdalin tertinggi. Anda tidak disarankan mengonsumsi almond pahit yang tak diolah karena dapat menyebabkan kram, mual, dan diare.
Sementara almond manis sejauh ini masih aman untuk dikonsumsi.
6. Jamur
Jamur mungkin jadi salah satu bahan makanan yang enak. Namun, hati-hati dengan jamur tertentu di alam liar.
Ada dua jenis jamur berbahaya, yaitu jamur payung maut (Amanita phalloides) dan jamur malaikat penghancur (Amanita virosa). Keduanya dapat menyebabkan sakit perut, diare, muntah, dehidrasi, gagal hati, hingga koma.
7. Kacang mete mentah
Kacang mete yang tersedia di pasaran telah melalui proses pengolahan tertentu. Sebelum dijual, kacang dikukus untuk menghilangkan racun yang disebut urushiol.
Urushiol merupakan racun yang sama ditemukan pada tanaman ivy. Kontaminasi urushiol dapat memicu reaksi alergi parah dan bisa berakibat fatal.
Demikian beberapa makanan sehari-hari yang mengandung racun. Selalu pastikan makanan telah dicuci bersih sebelum dikonsumsi.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1477 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1112 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 958 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 852 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik