Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 17 Mei 2026
Angkot Biru di Terminal Tegal Denpasar Tinggal Kenangan, Bertahan dari Order Carteran
beritabali/ist/Angkot Biru di Terminal Tegal Denpasar Tinggal Kenangan, Bertahan dari Order Carteran.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Angkot Izusu biru yang dahulu menjadi ikon transportasi masyarakat Denpasar-Badung pada era 1990-an kini hampir sepenuhnya menghilang dari jalanan Kota Denpasar. Kendaraan umum yang biasa mangkal di Terminal Tegal, Kelurahan Pemecutan, itu kini tak lagi beroperasi secara reguler seperti dulu.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan, Minggu (17/5/2026) mengungkapkan banyak operator angkutan umum di Terminal Tegal tidak lagi memperpanjang izin trayek mereka. Kondisi tersebut terjadi karena sebagian besar kendaraan yang digunakan merupakan Izusu biru berusia tua dan tidak diremajakan.
Menurutnya, meski trayek reguler mulai mati, sejumlah kendaraan masih dimanfaatkan untuk kebutuhan tertentu. Beberapa angkot dimodifikasi dan digunakan untuk mengantar wisatawan rombongan maupun siswa sekolah dasar saat kegiatan kunjungan ke museum atau aktivitas olahraga.
Dishub Denpasar menilai keberadaan kendaraan tersebut masih memiliki manfaat bagi masyarakat. Terminal Tegal pun hingga kini tetap beroperasi meskipun aktivitasnya tidak seramai masa kejayaan angkutan kota dahulu.
"Masih ada kegiatan angkutan penumpangnya namun kebanyakan hanya terima order khusus atau carteran saja," Akunya.
Pihaknya saat ini juga tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan Terminal Tegal dan sistem angkutan umum di Kota Denpasar. Koordinasi dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Bali mengingat mobilitas masyarakat di kawasan Denpasar dan sekitarnya kini telah terintegrasi dalam wilayah aglomerasi Sarbagita.
"Karena lintas kabupaten kota pergerakan mobilitas masyarakat kita, secara umum masyarakat dimana provinsi Bali ikut memegang peranan penting. Sementara Dishub Denpasar sedang berkoordinasikan dengan provinsi guna menata angkutan umum yang ada saat ini," paparnya.
Fenomena hilangnya angkot Izusu biru di Denpasar juga menjadi gambaran perubahan pola transportasi masyarakat Bali yang kini lebih banyak beralih ke kendaraan pribadi maupun transportasi berbasis daring. Meski demikian, keberadaan angkot lawas ini masih menyisakan nostalgia tersendiri bagi warga Denpasar yang pernah merasakan masa kejayaan transportasi umum era 90-an.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1481 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1115 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 961 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 853 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik