Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Angkot Biru di Terminal Tegal Denpasar Tinggal Kenangan, Bertahan dari Order Carteran

Minggu, 17 Mei 2026, 14:47 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Angkot Biru di Terminal Tegal Denpasar Tinggal Kenangan, Bertahan dari Order Carteran.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Angkot Izusu biru yang dahulu menjadi ikon transportasi masyarakat Denpasar-Badung pada era 1990-an kini hampir sepenuhnya menghilang dari jalanan Kota Denpasar. Kendaraan umum yang biasa mangkal di Terminal Tegal, Kelurahan Pemecutan, itu kini tak lagi beroperasi secara reguler seperti dulu.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan, Minggu (17/5/2026) mengungkapkan banyak operator angkutan umum di Terminal Tegal tidak lagi memperpanjang izin trayek mereka. Kondisi tersebut terjadi karena sebagian besar kendaraan yang digunakan merupakan Izusu biru berusia tua dan tidak diremajakan.

Menurutnya, meski trayek reguler mulai mati, sejumlah kendaraan masih dimanfaatkan untuk kebutuhan tertentu. Beberapa angkot dimodifikasi dan digunakan untuk mengantar wisatawan rombongan maupun siswa sekolah dasar saat kegiatan kunjungan ke museum atau aktivitas olahraga.

Dishub Denpasar menilai keberadaan kendaraan tersebut masih memiliki manfaat bagi masyarakat. Terminal Tegal pun hingga kini tetap beroperasi meskipun aktivitasnya tidak seramai masa kejayaan angkutan kota dahulu.

"Masih ada kegiatan angkutan penumpangnya namun kebanyakan hanya terima order khusus atau carteran saja," Akunya.

Pihaknya saat ini juga tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan Terminal Tegal dan sistem angkutan umum di Kota Denpasar. Koordinasi dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Bali mengingat mobilitas masyarakat di kawasan Denpasar dan sekitarnya kini telah terintegrasi dalam wilayah aglomerasi Sarbagita.

"Karena lintas kabupaten kota pergerakan mobilitas masyarakat kita, secara umum masyarakat dimana provinsi Bali ikut memegang peranan penting. Sementara Dishub Denpasar sedang berkoordinasikan dengan provinsi guna menata angkutan umum yang ada saat ini," paparnya.

Fenomena hilangnya angkot Izusu biru di Denpasar juga menjadi gambaran perubahan pola transportasi masyarakat Bali yang kini lebih banyak beralih ke kendaraan pribadi maupun transportasi berbasis daring. Meski demikian, keberadaan angkot lawas ini masih menyisakan nostalgia tersendiri bagi warga Denpasar yang pernah merasakan masa kejayaan transportasi umum era 90-an.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/maw



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami