Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 17 Mei 2026
Coldplay Gugat Balik Mantan Manajer, Minta Ganti Rugi Rp270 M
BERITABALI.COM, DUNIA.
Coldplay menggugat balik Dave Holmes, sekitar dua bulan setelah digugat mantan manajer band tersebut. Mereka menuntut £14 juta atau atau Rp270,2 miliar (£1=Rp19.303,50) atas beberapa hal.
Variety pada Selasa (10/10) memberitakan US$10 juta dikeluarkan untuk setiap manggung, tapi tak bisa digunakan. Begitu pula dengan pemesanan layar yang terlalu besar. Sehingga, mereka meminta ganti rugi £14 juta.
Mereka menuding Dave Holmes membiarkan tur Music of the Spheres yang sedang berlangsung sejak tahun lalu hingga kini jadi lepas kendali.
Dalam gugatan balik, Coldplay juga menuding Dave Holmes meminjam US$20 juta dari promotor tur Live Nation untuk mendanai pengembangan properti di Kanada. Tak ada diberitakan masa periode pinjaman tersebut.
Namun, seperti diberitakan The Times via NME, Coldplay mengklaim tak pernah diinformasikan mengenai peminjaman dana dari Live Nation sebelumnya.
Dalam surat resmi sebelum mengajukan gugatan balik, band asal Inggris ini mengancam akan mengajukan "tuntutan balik yang signifikan" bersama dengan pembelaan terhadap tuduhan Dave Holmes.
Terpisah, perwakilan Holmes buka suara terkait gugatan Coldplay dan menilai semua tuduhan terhadap kliennya mengada-ada.
"Coldplay tahu mereka punya masalah dengan pertahanan mereka," kata perwakilan Holmes kepada The Sunday Times.
"Menuduh Dave Holmes melakukan pelanggaran etika yang sebenarnya tidak ada dan kesalahan lain yang dibuat-buat tidak akan mengalihkan perhatian dari masalah sebenarnya - Coldplay memiliki kontrak dengan Dave, mereka menolak untuk menepatinya dan mereka harus membayar Dave sesuai utang mereka kepadanya."
Gugatan Coldplay hadir setelah Dave Holmes mengajukan gugatan ke Pengadilan Tinggi Inggris pada Agustus 2023. Coldplay dituduh belum membayar komisi lebih dari £10 juta atau sekitar Rp191,63 miliar (£1=Rp19.163,96).
Dave Holmes merupakan manajer yang mengelola Coldplay lebih dari 20 tahun. Namun, ia tak lagi bersama band tersebut sejak 16 Agustus.
Dalam tuntutan, Holmes mengungkapkan Coldplay mendapatkan bayaran di muka £35 juta atau sekitar Rp670,73 miliar untuk album ke-10 yang belum dirilis, £30 juta atau sekitar Rp574,91 miliar untuk album ke-11 dan ke-12 mereka.
Menurut Holmes, ia seharusnya mendapatkan komisi dari tersebut. Dibandingkan perjanjian untuk rilisan-rilisan sebelumnya, termasuk Everyday Life dan Music of the Spheres, Holmes mendapatkan komisi antara 8 persen hingga 13 persen.
Tak hanya itu, Holmes turut membeberkan hal-hal yang dikerjakan selain mengurus tur AS, Australia, dan Asia Coldplay.
Oleh sebab itu, ia meminta Pengadilan Tinggi Inggris menyatakan kontrak terkait komisi untuk album ke-10 dan ke-11 sah, serta memerintahkan Coldplay memberikan komisi yang belum dibayarkan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1488 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1120 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 965 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 858 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik