Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Pasukan Israel Serbu Jenin di Tepi Barat, Tiga Bocah Palestina Tewas
beritabali.com/cnnindonesia.com/Pasukan Israel Serbu Jenin di Tepi Barat, Tiga Bocah Palestina Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Tiga bocah Palestina dilaporkan tewas akibat serbuan pasukan Israel di daerah pendudukan Tepi Barat.
Seperti melansir Reuters, Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan satu bocah tewas di kota Jenin, sementara dua lainnnya di Arraba.
Mengutip dari Al Jazeera, sebelumnya dilaporkan jip-jip berisi prajurit Israel dan bulldozer menyerbu wilayah pendudukan di Tepi barat.
"Tentara Israel menyebut Jenin dari sisi utara kota. Sebuah jalan utama telah ditutup, dan ada beberapa penembak runduk. Kami bisa mendengar suara tembakan," ujar saksi tersebut di tempat aman.
Serangan Israel bunuh lagi komandan Hamas
Sementara itu, gempuran Israel ke wilayah Gaza untuk memburu milisi Hamas selama sebulan terakhir masih terus dilakukan. Serangan demi serangan Israel ke Gaza dalam sebulan terakhir itu telah menewaskan lebih dari 11.000 warga Palestina. Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan 40 persen korban tewas adalah anak-anak.
Terbaru dalam serangan di Hamas, lewat akun Twitter (X) milik militer Israel (Israel Defense Forces) menyatakan gempuran mereka ke sekolah Al Buraq ke Gaza berhasil membunuh salah satu komandan Hamas, Ahmed Siam.
"Banyak 'teroris' lain yang juga bersembunyi di balik bangunan sekolah bersama Siam, dan mengkritik Hamas yang ditudingnya menggunakan tameng manusia.
Namun, Kemenkes Palestina di Gaza, melaporkan banyak warga yang tewas dan terluka akibat serangan Israel ke bangunan tersebut.
Selain itu pejabat Palestina mengatakan ada dua bayi yang tewas dan lusinan lain dalam perawatan di rumah sakit Gaza dalam kesulitan karena listrik yang padam. Di sisi lain, Israel menyatakan bersedia mengevakuasi bayi-bayi yang situasinya memburuk dari RS Al Shifa itu.
Sementara itu, Ashraf Al-Qidra, yang menjadi representasi Kemenkes Palestina di Gaza, mengatakan penembak runduk Israel ada di atap-atap gedung dekat rumah sakit. Mereka, katanya, telah membatasi pergerakan orang-orang.
"Kami ada di dalam kompleks medis Al Shifa, dan (Israel) telah menargetkan banyak bangunan di dalam," katanya via telepon kepada Reuters
Qidra mengatakan rumah sakit itu telah menyetop setiap kegiatan operasi karena situasi listrik yang tak ada, juga bahan bakar yang habis. Dia mengatakan ada dua bayi wafat di dalam inkubator, di mana keseluruhan bayi di lokasi itu mencapai 45 yang menjalani perawatan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5446 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3454 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2300 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1098 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan