Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
300 Ribu Warga London Demo Pro-Palestina Lagi, Desak Gencatan Permanen
beritabali.com/cnnindonesia.com/300 Ribu Warga London Demo Pro-Palestina Lagi, Desak Gencatan Permanen
BERITABALI.COM, DUNIA.
Ratusan ribu warga di London turun ke jalan untuk menuntut gencatan senjata permanen antara Israel dan milisi di Palestina, Hamas, Sabtu (25/11).
Baca juga:
PBB: 80 Persen Warga Gaza Jadi Pengungsi
Lembaga non pemerintah yang menginisiasi aksi ini, Palestine Solidarity Campaign,, menyatakan sekitar 300 ribu orang hadir di demo tersebut.
Pihak berwenang Inggris juga menyatakan mereka mengerahkan 1.500 petugas polisi untuk menangani aksi itu.
Berdasarkan laporan Al Jazeera melalui tayangan video, para pedemo banyak yang membawa bendera Palestina.
Mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan "Pawai Nasional untuk Palestina, gencatan senjata permanen sekarang! Setop perang di Gaza."
Beberapa yang lain membawa poster bertuliskan "Gencatan senjata permanen sekarang!"
Dalam aksi ini, polisi juga membagikan pamflet berisi penjelasan mengenai "pelanggaran dan perilaku yang tidak akan ditoleransi."
Tak hanya itu, petugas menangkap setidaknya lima orang karena dicurigai menghasut kebencian rasial.
Polisi juga menangkap mereka yang mendistribusikan "literatur yang menampilkan swastika di dalam Bintang Daud," demikian dikutip Al Jazeera.
Aksi besar-besaran mendukung Palestina di London bukan kali pertama. Pada pertengahan November lalu, ratusan ribu orang memadati jalan di ibu kota Inggris itu untuk menuntut langkah tegas Perdana Menteri Rishi Sunak.
Inggris merupakan salah satu negara yang mendukung Israel. Mereka juga mendukung dalih pemerintahan Benjamin Netanyahu yang menyebut "bela diri" sebagai alasan menggempur Palestina.
Kemudian pada Oktober, warga juga berdemonstrasi menuntut penghentian agresi Israel di Palestina.
Israel melancarkan agresi ke Palestina sejak 7 Oktober. Sepanjang operas ini, mereka menyerang warga dan objek sipil. Imbas serangan itu, lebih dari 14.800 orang meninggal.
Demo terbaru di London berlangsung usai Israel dan Hamas sepakat gencatan senjata selama empat hari.
Gencatan senjata resmi diterapkan mulai 24 November. Kesepakatan ini mencakup jeda pertempuran, lebih banyak bantuan yang masuk, hingga pertukaran sandera atau tahanan di kedua pihak.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2025 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun