Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




China Jengkel Kapal Perang AS Dekati Taiwan: Mau Cari Gara-Gara di LCS

Selasa, 5 Desember 2023, 07:28 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/cnnindonesia.com/China Jengkel Kapal Perang AS Dekati Taiwan: Mau Cari Gara-Gara di LCS

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

China jengkel gegara sebuah kapal perang Amerika Serikat, USS Gabrielle Giffords, berlayar di perairan sengketa dekat Taiwan.

Beijing menuding AS membuat panas situasi di Laut China Selatan (LCS).

Juru bicara Komando Armada China, Tian Junli, mengatakan kapal tempur pesisir AS, USS Gabrielle Giffords, berlayar di LCS hari ini, Senin (4/12), tanpa persetujuan pemerintah Beijing.

Kapal itu disebut memasuki perairan yang berdekatan dengan Ren'ai Reef di wilayah Nansha, China.

"Membuat masalah di Laut China Selatan secara sengaja oleh Amerika Serikat adalah pelanggaran serius dari kedaulatan dan keamanan China," kata Tian, seperti dikutip AFP, Senin (4/12).

Ren'ai Reef atau yang dikenal Second Thomas Shoal, berjarak sekitar 200 kilometer dari Pulau Palawan, Filipina, dan lebih dari 1.000 kilometer dari Pulau Hainan.

Sementara itu, Kepulauan Nansha ialah nama Tiongkok untuk Kepulauan Spratly. Kawasan ini sejak lama disengketakan oleh China dan sejumlah negara seperti Filipina, Vietnam, hingga Malaysia.

Beijing selama ini mengklaim wilayah itu berdasarkan peta historis mereka. Padahal, Pengadilan Arbitrase pada 2016 memutuskan klaim Beijing atas hampir seluruh Laut China Selatan tidak memiliki dasar hukum.

Meski ada putusan tersebut, China tak peduli dan terus mengklaim wilayah di LCS. Selama 10 tahun terakhir, Negeri Tirai Bambu bahkan meningkatkan patroli di perairan dan terumbu karang.

Beijing turut membangun pulau-pulau buatan yang telah didemiliterisasi untuk memperkuat penegasannya.

"Pasukan di teater komando mempertahankan siaga tinggi setiap sata, dengan tegas mempertahankan kedaulatan dan keamanan nasional," lanjut Tian.(sumber: cnnindonesia.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami