Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Viral Warga Ungasan Mengeluh Air PDAM Keruh Hitam Kecokelatan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Viral di media sosial seorang warga Ungasan memperlihatkan kondisi air kamar mandinya yang terbilang tak biasa, pasalnya air tersebut warnanya sangat keruh dan hitam kecokelatan.
Layaknya air bekas kebanjiran yang sudah bercampur dengan tanah dan kotoran, air kamar mandi warga ini sungguh memprihatinkan.
Kejadian tersebut diketahui direkam oleh warga Ungasan, pada Kamis (21/12/23). Ia memperlihatkan dengan detil warna air yang terus keluar dari kran air di kamar mandinya.
Lantai kamar mandinya yang berwarna putih seolah menunjukkan dengan jelas bahwa warna airnya sangat keruh.
“Kondisi air PDAM di salah satu rumah warga di Ungasan,” tulis akun Instagram @punapibali, dikutip pada Kamis (21/12/23).
Tak hanya di kamar mandi, ia juga mencoba membuka kran wastafel tempatnya mencuci piring, namun hasilnya sama-sama keruh dan tak layak pakai.
Baca juga:
Air PDAM dan Gas LPG 3 Kg Kompak Naik, Ibu di Karangasem: Dapur Kami Tidak Baik-baik Saja
Menurut informasi, kejadian tersebut sudah terjadi sejak kemarin. Video yang diunggah akun Instagram @punapibali ini sontak mengundang berbagai macam komentar dari warganet.
“Kalo kayak Gini kita gak bisa complain pasti ada seribu alasan kalo telat bayar langsung di segel!!,” tulis akun @hans_shanghai.
“PDAM (Perusahaan Daerah Air “Minum”) yuk diminum ,” sahut akun @photobyjimie.
“Biasa kan gitu, bayar mahal kualitas sulit,” kata @bagusokasurya. (sumber: suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 823 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 709 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 531 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 511 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik