Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tiga Proyek di Karangasem Bernilai Miliaran Rupiah Terancam Mangkrak

Rabu, 3 Januari 2024, 12:08 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Tiga Proyek di Karangasem Bernilai Miliaran Rupiah Terancam Mangkrak.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Tiga proyek bernilai miliaran rupiah di Kabupaten Karangasem terancam mangkrak disebabkan pemutusan kontrak karena dampak ditundanya Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali tahun 2023 yang merupakan sumber dana dari proyek tersebut. 

Tiga proyek tersebut diantaranya, Proyek Pembangunan Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) dan proyek pembangunan Wantilan di jalur 11, Amlapura serta satu proyek Krematorium di Kecamatan Abang. Seluruh proyek tersebut dihentikan dengan persentase pembangunan baru mencapai 30 persenan. 

Kepala Dinas PUPR, Perumahan, dan Permukiman Kabupaten Karangasem, Wedasmara membenarkan penghentian pengerjaan proyek tersebut saat dikonfirmasi. Ia mengatakan, pembangunan proyek tidak bisa dilanjutkan karena defisit anggaran sementara pihak Provinsi Bali belum bisa menuntaskan di tahun 2023.

"Kemungkinan pembangunan dilanjutkan tahun 2024. Mengingat Provinsi memasang anggaran di Induk Tahun 2024. Pembangunan tiga proyek ini dihentikan per Desember 2023. Sesuai dengan DP yang diterima rekanan sebesar 30 persen dari nominal kontrak yang disepakati," ungkap Wedasmara. 

Ia juga mengaku sudah berkoordinasi  dengan Pemprov Bali tentang permasalahan ini. Untuk sisa proyek yang masih seitar 70 persen tersebut sudah dianggarkan oleh Pemerintah Provinsi Bali di 2024. Hanya saja untuk petunjuk pelaksanaan dan teknis belum ada. Pemerintah Karangasem sifatnya masih menunggu petunjuk.

"Kami masih menunggu Juklak dan juknisnya seperti apa kelanjutan proyek itu. Apakah ditender atau penunjukan langsung. Kita belum berani memastikan. Kalau penunjukan langsung, kita pasti pilih yang sebelumnya untuk melanjutkan," terang Weda.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami