Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Gempa M 7,5 Jepang Picu Tanah Bergeser Sampai 3 Meter
BERITABALI.COM, DUNIA.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,5 di Prefektur Ishikawa, Jepang, telah menyebabkan pergeseran tanah hingga tiga meter di wilayah Noto.
Otoritas Informasi Geospasial Jepang (GSI) melaporkan hasil analisa sebelum dan sesudah gempa terjadi. Data itu dikumpulkan oleh satelit observasi bumi DAICHI-2.
Menurut pejabat GSI, ada perubahan kerak di Semenanjung Noto hingga 3 meter di bagian barat Kota Wajima. Perubahan ini juga terjadi maksimum 1 meter di bagian utara Kota Suzu.
Meski begitu, para pejabat GSI mengaku tak bisa menentukan ke arah mana tanah itu telah bergeser.
Diberitakan NHK, para pejabat mengatakan pergeseran tanah berkisar antara 1 hingga 2 meter pernah terjadi saat gempa 2016 silam di Prefektur Kumamoto.
Perubahan kerak sebesar 1,5 meter juga pernah terjadi akibat gempa magnitudo 7,2 di Prefektur Iwate dan Miyagi pada 2008.
GSI menyatakan angka awal menunjukkan bahwa titik pengamatan di Kota Wajima bergerak horizontal sekitar 1,3 meter ke barat.
Hasil analisis juga menampilkan pergeseran ke barat sekitar 1 meter di Kota Anamizu dan 80 sentimeter di Kota Suzu.
Menurut GSI, pergeseran tanah sebesar ini bisa menghancurkan bangunan di wilayah tersebut.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang Jepang dan berpusat di Prefektur Ishikawa pada 1 Januari lalu.
Bencana itu menewaskan setidaknya 62 orang dan memicu gelombang tsunami setinggi lebih dari satu meter, kebakaran besar, serta pecahan pada jalanan.
Dampak gempa paling besar dirasakan di Semenanjung Noto, dengan ratusan rumah dilalap api dan yang lainnya rata dengan tanah.
Saat ini, ada 1.315 warga negara Indonesia (WNI) yang menetap di Prefektur Ishikawa. Sebanyak 105 WNI berada di shelter-shelter lokasi pengungsian.
Kementerian Luar Negeri RI menyatakan Kedutaan Besar RI Tokyo sudah mulai mendistribusikan bantuan logistik bagi WNI terdampak gempa yang meminta bantuan.
Otoritas setempat juga telah mencabut peringatan tsunami, namun tetap memperingatkan kemungkinan gempa susulan dalam sepekan ke depan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 538 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 394 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 394 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan