Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




10.600 Anak Palestina Tewas Selama Serangan Israel di Gaza

Rabu, 17 Januari 2024, 14:39 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/cnnindonesia.com/10.600 Anak Palestina Tewas Selama Serangan Israel di Gaza

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Kementerian Kesehatan yang dikelola kelompok militan Hamas menyebut setidaknya 10.600 anak tewas dalam serangan tentara Israel di Jalur Gaza, Palestina, sejak 7 Oktober 2023.

"Jumlah korban jiwa warga Palestina akibat agresi Israel yang sedang berlangsung telah melebihi 24.285 orang, di mana 75 persen di antaranya adalah anak-anak, wanita, dan orang lanjut usia. (sekitar 10.600 anak-anak, 7.200 perempuan, dan 1.049 lansia)," kata kementerian, Selasa (16/1), dikutip dari CNN.

Kementerian menambahkan setidaknya 158 orang tewas dalam serangan Israel di Jalur Gaza dalam 24 jam terakhir, dan 320 lainnya terluka.

"Sejumlah korban masih berada di bawah reruntuhan dan di jalan, dan ambulans serta kru pertahanan sipil tidak dapat menjangkau mereka," kata kementerian tersebut.

Sebelumnya Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan bahwa lebih dari 9.000 orang yang tewas adalah pejuang Hamas. CNN juga belum bisa memastikan angka tersebut.

Agresi Israel di Jalur Gaza, Palestina, sudah berlangsung 100 hari lebih sejak meletus 7 Oktober lalu. Ini menandai konflik terpanjang, paling berdarah, dan paling merusak antara kedua wilayah.

Serangan bertubi-tubi Israel ini membuat sebagian besar warga Palestina mengungsi dan kehilangan tempat tinggal. Mereka juga dilanda kelaparan dan tak bisa mendapatkan akses kesehatan lantaran rumah sakit di daerah kantong itu menjadi target serangan pasukan Zionis.

Korban tewas agresi Israel di Gaza tembus 24.100 ribu jiwa per Senin (15/1). Sementara korban luka-luka mencapai 60.834 orang. Jumlah korban tewas ini sudah melebihi satu persen dari total populasi 2,3 juta Gaza sebelum agresi.(sumber: cnnindonesia.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami