Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
Gibran Serap Aspirasi Pelaku Ekraf di Bali, De Gadjah Tegaskan Bukan Kampanye
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Bali setelah lawatannya ke Papua pada Jumat (26/1/2024).
Bertempat di Denpasar, Gibran tiba sekitar pukul 19.30 WITA didampingi istri, Selvi Ananda. Sebelum acara diskusi menyerap aspirasi yang bertajuk #GimmickGibran, putera sulung Presiden Joko Widodo itu sempat mengunjungi stan produk lokal. Bahkan Wali Kota Solo itu juga memboyong jaket jeans bekas hand painted desainer lokal seharga Rp1,5 juta.
Memasuki sesi diskusi, sejumlah pelaku pariwisata, ekonomi kreatif (ekraf), dan wira usaha muda bergiliran curhat kepada Gibran. Di antaranya Gus Agung Gunarthawa sebagai praktisi pariwisata dan pegiat living museum yang memberikan kondisi pariwisata Bali yang overtourism.
Sedangkan, I Gusti Ketut Jayeng Saputra, sebagai inisiator Gerakan Bali Spa bersatu meminta Gibran agar menindaklanjuti persoalan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD) yang memasukkan usaha spa sebagai kategori hiburan. Ia mendorong agar adanya revisi UU agar mengembalikan marwah usaha spa sebagai jasa pelayanan kesehatan atau kebugaran atau wellness.
Di sisi lain, pengamat musik dan budaya populer Bali, Rudolf Dethu menyoroti potensi wisata konser di Bali dan budaya populer untuk sektor ekonomi kreatif.
Mendengar aspirasi tersebut, Gibran menanggapi bahwa persoalan usaha spa disebutkan akan menemui titik terang segera. "Ditunggu aja, kayanya akan jadi, tapi tunggu dulu lho, keputusannya bukan di saya," ujar Gibran.
Terkait dengan masukan dari Rudolf, Gibran memberikan solusi agar Badan Ekonomi Kreatif atau Bekraf lebih dikuatkan lagi.
Sementara, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran provinsi Bali, Made Muliawan Arya menegaskan kunjungan Gibran ke Bali setelah darii Papua bukan dalam rangka kampanye, melainkan lebih menyerap aspirasi pelaku ekraf, UMKM, praktisi pariwisata, dan wira usaha muda Pulau Dewata.
Hal ini, kata De Gadjah, lebih menghormati aturan KPU yang memberlakukan pembagian wilayah kampanye. "Karena wilayah Bali bukan jadwal zona kampanyenya, jadi mas Gibran menghormati aturan yang berlaku," tandasnya.
"Kali ini kunjungan mas Gibran lebih menyerap aspirasi dan masukan dari pelaku ekraf, UMKM, dan wira usaha muda Bali, sehingga bisa ditindaklanjuti jika nanti terpilih. Selain itu, Gibran juga bergembira bersama relawan dan pendukung dalam gelaran budaya dan musik sekaligus aksi bersih-bersih di Pantai Mertasari besok," jelas Ketua DPD Gerindra itu.
Editor: Redaksi
Reporter: Gerindra Bali
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1228 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 958 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 790 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 719 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik