Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 4 Mei 2026
KPU Jembrana Akui Masih Ada Sejumlah Kesalahan Hasil Penghitungan Sirekap
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jembrana mengakui hasil perhitungan suara Pemilu 2024 melalui aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) belum sempurna karena masih ditemui sejumlah kesalahan.
Ini dibuktikan saat kegiatan rapat pleno terbuka serentak se-Kecamatan di Jembrana Sabtu (17/02/2024). Pembukaan pleno ini dimulai pukul 08.00 WITA .
Dalam pelaksanaan rapat pleno tersebut didapati adanya kendala. Diantaranya penginputan data ke aplikasi Sirekap sangat lambat sehingga memakan waktu yang cukup lama, Jika dibandingkan dengan sistem manual.
"Estimasi waktu yang dibutuhkan saat penginputan data satu kotak surat suara sekitar 1 jam. Sementara estimasi waktu rekapitulasi yang diberikan. Sekitar tujuh hari, tetapi jika dilihat dengan jumlah TPS 898 akan membutuhkan estimasi waktu yang sangat lama.
Sementara Komisioner KPU Jembrana Sa'roni mengatakan, rapat pleno rekapitulasi di tingkat kecamatan serentak digelar hari ini Sabtu (17/02/2024) hingga 10 hari kedepan. Pada awal pelaksanaan tidak ada kendala namun setelah tengah pelaksanaan aplikasi Sirekap mengalami kendala sehingga berdampak kepada pelaksanaan penginputan data.
"Di awal pelaksanaan penginputan data hasil penghitungan suara dari kotak suara per TPS berjalan lancar. Namun setelah berjalan, aplikasi si rekap mengalami masalah. Seperti saat pembacaan data terkadang tidak sesuai dengan dikerjakan dengan V hasilnya," jelasnya.
Sa'rani menambahkan, terjadinya eror secara tiba- tiba kemungkinan disebabkan oleh kecepatan internet yang lambat. Selain itu menurut Sa'rani pelaksanaan rekapitulasi dihari pertama para petugas maupun operator baru pertama kali menggunakan aplikasi tersebut sehingga perlu penyesuaian.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 393 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 350 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 346 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang