Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Puskeswan Gianyar Temukan Banyak Shelter Penampungan Anjing Tak Berstandar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Gianyar III Dinas Pertanian dan Peternakan Gianyar mendapatkan temuan mengejutkan. Terpantau ada tiga Shelter penampungan anjing yang tidak dinilai tidak standar.
Menurut Kepala Puskeswan Gianyar III, Drh. Arya Dharma dari pantauan di wilayah Kecamatan Gianyar dan Sukawati menjamur Shelter anjing.
"Tapi mengambil lokasi di permukiman penduduk. Tempat ada yang sudah layak, tapi di permukiman padat penduduk, harus dilihat dampak suara anjing," ujar dia.
Dikatakan, ada lagi Shelter yang tidak punya perizinan. Pengelola Shelter nekat memungut dan memelihara anjing liar untuk diberikan pakan.
Tentunya, kondisi itu rawan. Terlebih latar belakang pengelola Shelter jika bukan dari kalangan petugas kesehatan hewan bisa rawan. Terutama soal tata cara perawatan.
"Rumah penampungan hewan juga harus punya standar operasional prosedur. Ketika ada hewan baru masuk, ada tempatnya," jelas dia.
Selain itu, untuk jaga-jaga, Shelter anjing juga wajib memiliki tempat penguburan. Apabila ada hewan yang sakit dan tidak bisa disembuhkan, maka alternatif di lahan penguburan bisa dilakukan.
"Harus punya area penguburan hewan mati," jelas dia.
Oleh sebab itu, pihak Puskeswan yang sudah keliling melakukan sosialisasi door to door ke Shelter. "Kami sudah wanti-wanti untuk membuat penampungan sesuai standar," tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 705 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 649 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 477 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 461 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik