Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Hamas Soal Proposal Balasan Gencatan Senjata Israel: Tak Ada Masalah
beritabali.com/cnnindonesia.com/Hamas Soal Proposal Balasan Gencatan Senjata Israel: Tak Ada Masalah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pejabat senior Hamas mengatakan bahwa kelompok perlawanan tidak memiliki masalah besar dengan proposal balasan dari Israel soal potensi gencatan senjata di Gaza, Palestina.
"Tampaknya positif kecuali ada hambatan baru dari Israel," kata pejabat Hamas itu yang enggan disebutkan namanya, dilansir dari AFP, Minggu (28/4).
"Tidak ada masalah besar dalam pengalaman dan pertanyaan yang diajukan Hamas mengenai isi proposal tersebut," lanjutnya.
Hamas nantinya akan mengirim seorang delegasi yang merupakan salah satu pemimpin senior kelompoknya, Khalil Al-Hayya, untuk menyampaikan respons mereka terhadap proposal terbaru gencata senjata di Gaza.
Pejabat senior Hamas mengatakan Al-Hayya rencananya akan melakukan pertemuan dengan mediator Mesir dan Qatar di Kairo pada hari ini, Senin (29/4).
Sebelumnya, Israel mengirim usulan proposal balasan kepada Hamas soal potensi gencatan senjata di Gaza.
Hamas kemudian mempelajari proposal balasan itu sehari setelah delegasi dari mediator Mesir tiba di Israel untuk kembali memulai perundingan yang sempat terhenti.
Tanda-tanda perundingan gencatan senjata baru ini terjadi bersamaan dengan persiapan Israel untuk melancarkan serangan ke kota Rafah.
Setelah mempelajari proposal itu, Hamas disebut akan menyampaikan tanggapannya. Namun, tak dijelaskan secara rinci isi proposal balasan yang dimaksud.
Hamas sendiri sebelumnya bersikeras melakukan gencatan senjata permanen. Namun, keinginannya itu terus-menerus ditolak oleh Israel.
Para mediator Mesir, Qatar, dna Amerika Serikat (AS) telah gagal mencapai kesepakatan gencatan senjata baru di Gaza sejak pertempuran disetop selama satu pekan pada November 2023.
Beberapa media lokal mengatakan, kabinet perang Israel telah membahas rencana baru untuk gencatan senjata dan pembebasan sandera jelang kunjungan delegasi Mesir.
Sejak 7 Oktober 2023, Israel tak henti-hentinya menggempur Gaza, Palestina.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak kurang lebih 34 ribu warga Gaza meninggal dunia. Sebagian besar di antaranya merupakan kelompok perempuan dan anak. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3366 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1485 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 801 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan