Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 4 Mei 2026
TPA Mandung Kembali Berasap, Gas Metan Tetap Muncul
BERITABALI.COM, TABANAN.
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Mandung di Kecamatan Kerambitan kembali mengeluarkan asap. Bahkan, ketika malam akan tampak titik api dari tumpukan sampah tersebut.
Asisten II Setda Kabupaten Tabanan AA Gede Dalem Trisna Ngurah mengatakan titik api terpantau sejak Kamis, (9/5).
Ia menyebutkan, dua unit mobil pemadam telah dikerahkan ke TPA Mandung untuk menanggulangi kemunculan api. Hingga Jumat (10/5), asap masih mengepul di TPA Mandung. Sementara itu, proses pendinginan terus dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan. Bahkan upaya pemadaman sekaligus pendinginan telah dilakukan sejak Kamis malam.
“Atas arahan pimpinan kami sudah mengerahkan mobil pemadam kebakaran ke sana,” ujar Dalem Trisna.
Mengantisipasi kemunculan api, katanya, pola yang sama seperti kebakaran pada Oktober 2023 lalu masih diterapkan. “Dibuat lubang resapan di atas bukit sampah, lubang resapan itu untuk diisi air,” jelasnya.
Selain itu, untuk mempercepat proses pendinginan, pihaknya juga memanfaatkan tandon air dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan yang disiapkan di bawah bukit.
“Tujuannya mempercepat pemadaman sambil menunggu mobil pemadam kebakaran tiba,” jelasnya.
Sejauh ini, lanjutnya, titik api yang muncul pada Kamis (9/5) sudah bisa tertanggulangi. Sehingga pihaknya belum melibatkan bantuan pemadam kebakaran dari kabupaten lain. “Kecuali tidak bisa ditangani, baru kami minta bantuan ke kabupaten lain,” katanya.
Ia tidak memungkiri, sampai dengan hari ini asap masih terlihat mengepul dari bukit sampah di TPA Mandung. “Api-api kecil itu tidak seketika bisa mati. Yang penting terus disiram,” ujarnya.
Dijelaskan pula, kemunculan titik api tersebut berada di sisi utara TPA Mandung. “Hanya di sisi utara saja. Kebetulan saya ke sana sampai jam sebelas malam,” ujarnya.
Ia berharap, upaya yang sedang dilakukan pihaknya saat ini bisa menanggulangi kemunculan api sampai menjelang pelaksanaan World Water Forum (WWF) pada 18 Mei 2024. Sedangkan terkait rencana pengalihan sampah dari TPA Suwung ke Mandung selama pelaksanaan WWF nanti, menurutnya masih dalam proses kajian.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 395 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 350 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 347 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang