Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
China Tuduh Pasutri Beraksi Ala 'James Bond' Bocorkan ke Inggris
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pasangan suami istri di China dituduh beraksi ala tokoh film mata-mata James Bond membocorkan rahasia negara ke Badan Intelijen Inggris (MI6).
Badan anti-spionase China mengungkapkan bahwa pihaknya berhasil memecahkan kasus spionase besar yang turut melibatkan pasutri yang bekerja untuk pemerintah.
Mereka dilaporkan telah membocorkan berbagai informasi soal China selama ini ke MI6, seperti dilansir dari South China Morning Post, Senin (3/6).
Karyawan yang disebut Kementerian Keamanan Negara (MSS) memiliki marga Wang. Dia bekerja di posisi yang menangani rahasia negara.
Wang disebut pernah mengajukan program pertukaran mahasiswa ke Inggris pada 2015. Lalu, ia bertemu dengan agen MI6 dan ditawarkan peluang kerja paruh waktu di pemerintahan dengan bayaran yang tinggi.
Kemudian, ia bekerja sebagai peneliti paruh waktu sekaligus mata-mata di pemerintahan China yang melibatkan informasi penting. Pada saat yang sama, Wang kerap melakukan komunikasi dengan Inggris guna menyampaikan berbagai informasi intelijen rahasia.
Istrinya Wang yang memiliki marga Zhou, juga disebut bekerja untuk MI6 dan ditawarkan gaji dua kali lipat lebih banyak dari suaminya. Zhou pun bekerja untuk melayani badan intelijen Inggris sebagai mata-mata rahasia.
Sebelumnya, MSS telah mengungkap kasus serupa yang melibatkan MI6 untuk pertama kali. Pihaknya disebut telah menahan warga negara asing yang menjadi pimpinan di sebuah konsultan untuk mengumpulkan informasi ke Badan Intelijen Inggris tersebut.
MI6 pun disebut telah mengembangkan 'hubungan kerja sama untuk intelijen' dengan orang yang memiliki marga Huang sejak 2015.
Tak hanya itu, MSS juga pernah menuduh Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) menjadi dalang dari berbagai kasus spionase di China. Seperti kasus seorang pekerja di perusahaan senjata milik negara yang menjadi mata-mata.
Sejauh ini, kasus ini pun masih melalui penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang China.
Pemerintah China juga kian gencar melibatkan masyarakat untuk melaporkan berbagai aktivitas mencurigakan sejak April lalu. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5989 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4674 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2652 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2312 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan