Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 29 Juni 2026
Jokowi Sebut Keppres IKN Belum Rampung, Bisa Saja Diteken Prabowo
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Presiden Joko Widodo mengatakan keputusan presiden (keppres) terkait pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Nusantara di Kalimantan Timur masih belum rampung.
"Belum, belum," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Nusantara, Kalimantan Timur, Rabu (5/6).
Jokowi belum menyampaikan kapan Keppres ditargetkan terbit. Dia justru mengatakan keppres tersebut bisa saja diteken oleh presiden baru hasil Pilpres 2024, Prabowo Subianto.
"Bisa saya nanti yang menandatangani, bisa nanti juga presiden terpilih pemerintahan baru yang menandatangani," ujarnya.
Staf Khusus Presiden Bidang Hukum Dini Shanti Purwono sebelumnya juga mengatakan Jakarta masih berstatus sebagai Ibu Kota Indonesia hingga saat ini. Sebab perpindahan Ibu Kota secara lengkap dan resmi masih menunggu Keppres.
Namun terkait kapan waktu tepat keppres diterbitkan oleh Presiden Joko Widodo, Dini menyebut bahwa hal tersebut kewenangan penuh presiden.
Kendati demikian, Dini memastikan pemerintah akan mengupayakan agar rentang waktu penerbitan Keppres dan juga pengesahan UU DKJ tidak terlampau jauh.
"Kapan persisnya Keppres akan terbit, bergantung sepenuhnya kepada kewenangan Presiden," kata Dini beberapa waktu lalu.
Sementara itu, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono memastikan ibu kota negara sudah resmi pindah dari Jakarta ke Nusantara di Kalimantan Timur saat HUT ke-79 RI pada 17 Agustus mendatang.
"Ya kira-kira seperti itu (17 Agustus ibu kota sudah resmi pindah). Sudah menjadi komitmen pemerintah pusat bahwa sesegera mungkin Perpres itu dikeluarkan, sehingga waktunya tepat untuk beralih menjadi DKJ," ujarnya di Hotel Langham Jakarta, Rabu (29/5).
Heru menyampaikan akan ada serangkaian kegiatan yang dilakukan di IKN yang digelar mulai 1 hingga 17 Agustus 2024.
Ia juga menyampaikan akan ada acara seremonial yang digelar dalam rangka melepas status DKI Jakarta menjadi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) pada Agustus mendatang. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun