Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Warga Alaska Bongkar Rumah Kontrakan di Tampaksiring, Pemilik Lapor Polisi
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Warga asing asal Alaska, Jhon Doe, dituding merusak rumah kontrakan milik Wayan Darta. John Doe dinilai membongkar rumah tanpa seizin Darta. Kasus ini sedang diproses di Polres Gianyar.
Informasi yang dihimpun, Jhon Doe pada 2014 lalu mengontrak rumah Wayan Darta di Desa/Kecamatan Tampaksiring. Ia mengontrak selama 10 tahun dengan nilai kontrak semestinya Rp120 juta setahun.
Baca juga:
Usai Dilaporkan Warga Austria, Pemilik Vila di Kubutambahan Bantah Hilangkan Barang Bukti
Itu artinya, seharusnya pemilik rumah menerima Rp1,2 miliar selama 10 tahun. Wayan Darta mengaku bule itu hanya membayar Rp 120 juta saja. "Dia baru bayar setahun. Lagi 9 tahun belum dilunasi," keluh Darta.
Dari hitungan Darta, dengan baru membayar hanya Rp 120 juta selama 10 tahun, artinya kontrakan rumah hanya Rp 1 juta sebulan. "Itu nilainya jauh sekali. Tidak sebanding dengan luas tanah dan bangunan, itu seperti kos," jelasnya.
Yang menjelkelkan, saat Darta hendak mengambil alih rumahnya, bule tidak mau. Bule justru membongkar atap rumahnya dengan memanggil dan membawa sejumlah pekerja bangunan.
Darta yang lihat rumahnya dibongkar sempat terlibat cekcok. Darta merekam, namun bule itu balik merekam. Video ini viral di media sosial. "Saya sudah lapor ke Polsek," jelasnya.
Terpisah, Kapolsek Tampaksiring AKP Agus Ady Wijaya membenarkan persoalan itu. "Yang bersangkutan diamankan di Polres Gianyar," tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 441 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan