Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Markas Pasukan AS di Irak Diroket Saat Iran Siap-Siap Serang Israel
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pangkalan Irak yang menampung pasukan Amerika Serikat diserang hujanan roket pada Senin (5/8) malam waktu setempat.
Insiden ini terjadi beberapa hari setelah kala Iran berencana melancarkan serangan ke Israel, sekutu AS, dalam waktu dekat sebagai balasan atas pembunuhan bos Hamas, Ismail Haniyeh, di Teheran.
Serangan roket ini juga terjadi beberapa hari setelah Amerika melancarkan serangan hingga menewaskan empat pejuang Irak pro-Iran.
"Roket diluncurkan ke pangkalan Ain al-Assad di Provinsi Anbar," kata sumber militer Irak kepada AFP
"Beberapa roket jatuh di dalam pangkalan, sementara itu satu roket lainnya mendarat di desa terdekat tanpa menyebabkan kerusakan apa pun," ucap sumber tersebut menambahkan.
Seorang komandan dalam kelompok bersenjata pro-Iran mengatakan kepada AFP bahwa sedikitnya "dua roket menargetkan" pangkalan Irak tersebut. Meski begitu, komandan itu tak mengatakan siapa yang melakukan serangan tersebut.
Dikutip Reuters, tiga pejabat AS mengatakan setidaknya beberapa personel Negeri Paman Sam terluka dalam serangan itu.
Militer AS memiliki sekitar 2.500 tentara di Irak dan 900 di Suriah.
Serangan roket terbaru ini terjadi saat ketegangan Iran dan Israel terus meningkat menyusul pembunuhan bos Hamas, Ismail Haniyeh, di Teheran.
Iran dan Hamas meyakini serangan itu dilancarkan Israe sehingga keduanya kompak bertekad akan melancarkan balasan lebih kejam.
Amerika Serikat meyakini Iran akan menyerang Israel hari ini dalam waktu 24 hingga 48 jam sebagai balasan kematian bos Hamas Ismail Haniyeh.
Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken menyampaikan dugaan itu ke negara-negara kelompok 7 (G7) melalui video konferensi, Minggu (4/8).
"Serangan oleh Iran dan Hizbullah terhadap Israel bisa dimulai paling cepat pada hari Senin [5/8]," demikian laporan Axios, mengutip tiga sumber.
Dalam video konferensi itu, menurut para sumber, Blinken mengatakan AS yakin serangan Iran tak bisa dihindari usai komandan top Hizbullah tewas di Beirut dan Haniyeh di Teheran.
Namun, Blinken tak yakin serangan dan skala seperti apa yang bakal dimainkan Iran.
Blinken lalu mengatakan mereka perlu melakukan tekanan diplomatik ke Iran dan mencegah dampak serangan sekecil mungkin. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan