Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Golkar Tegaskan Tak Ada Hubungan Airlangga Mundur dengan RK di Jakarta
beritabali.com/cnnindonesia.com/Golkar Tegaskan Tak Ada Hubungan Airlangga Mundur dengan RK di Jakarta
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ketua Dewan Pembina Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Golkar Idrus Marham menegaskan tidak ada korelasi mundurnya Airlangga Hartarto sebagai ketua umum dengan tiket Ridwan Kamil (RK) maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024.
Idrus membantah bahwa Airlangga mendapatkan tekanan eksternal dari partai atau Koalisi Indonesia Maju (KIM). Dalam hal ini, Airlangga sempat mendukung RK di Jawa Barat, tetapi keputusan terakhir Golkar kini mengusung RK di Jakarta.
"Sama sekali tidak ada kaitan dengan itu," kata Idrus dalam Political Show yang ditayangkan CNN Indonesia TV, Senin (12/8) malam.
Idrus mengatakan Golkar selalu mengkalkulasi pencalonan dengan matang, demikian pula saat memutuskan dukungan bersama KIM. Ia pun berterima kasih lantaran Gerindra dan PAN juga mendukung RK yang merupakan kader Golkar untuk maju di Pilkada Jakarta.
Idrus memastikan mundurnya Airlangga dari kursi ketua umum tidak akan mengganggu jalan RK menuju Pilkada Jakarta. Menurutnya, RK punya kapabilitas untuk melawan pesaing, misalnya dengan Anies Baswedan.
"Keputusan yang diambil Golkar yang secara institusional menjadi keputusan, tidak terpengaruh. Itu bukan keputusan Airlangga tapi keputusan partai," kata dia.
Idrus mengatakan terus mendampingi Airlangga hingga sebelum pengunduran diri. Golkar, kata dia, akan tetap solid dari tahun ke tahun.
"Saya punya keyakinan tidak [tekanan eksternal]. Dan saya terakhir itu 2-3 hari mendampingi Airlangga meskipun sebelumnya saya banyak mengkritisi," ujarnya.
Pengunduran diri Airlangga sebagai Ketua Umum Golkar sebelumnya disampaikan melalui sebuah video yang disebarkan pada Minggu (11/8) siang.
Dalam pernyataannya, Airlangga mengatakan Golkar selama ini telah jadi kebanggaan dan kekuatan demokrasi di Indonesia. Ia pun mengatakan demokrasi harus terus dikawal dan dikembangkan.
Merespons keputusan Airlangga, DPP Partai Golkar akan menggelar rapat pleno pada Selasa (13/8) ini. Agenda rapat yaitu menentukan pelaksana tugas (plt) ketua umum dan jadwal musyawarah nasional luar biasa (munaslub). (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun