Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Festival Tanah Lot Target Kunjungan Hingga 8 Ribu Tiap Hari
BERITABALI.COM, TABANAN.
Festival Tanah Lot atau Tanah Lot Art & Festival ke-5 dibuka oleh Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya pada Jumat (23/8).
Pada pembukaan ini diawali dengan parade budaya gebogan dari Desa Adat di Kecamatan Kediri. Pengelola menargetkan tingkat kunjungan hingga 8 ribu orang setiap harinya.
"Pada tiga hari di gelarnya Festival Tanah Lot Art & Festival ke-5 , DTW Tanah Lot menargetkan 8 ribu pengunjung per-hari, " kata Sanjaya.
Selain acara budaya dan penampilan musik, pengelola Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot juga menyediakan stand makanan khas Tabanan di beberapa area acara.
Bupati Sanjaya mengatakan, tujuan kembalinya di gelar festival ini adalah, bagian dari upaya melestarikan kekayaan tradisi, adat, seni dan budaya di Kabupaten Tabanan.
"Yang menjadi fokus saat kembali digelarnya Tanah Lot Art & Festival ke-5 ini sebuah perayaan budaya yang akan ditampilkan mulai sore ini hingga 25 Agustus 2024 mendatang,"ujarnya.
Bupati Gede Sanjaya memberikan dukungan penuh terhadap Tanah Lot Festival 2024 dan apresiasi terhadap kembali digelarnya festival ini.
“Saya sangat mengapresiasi tema festival tahun ini, ‘Pancaka Tirta.’ Tabanan dikenal dengan kehidupan perairannya, dan tema ini sangat relevan dengan identitas kami, "kata Bupati Sanjaya.
Bupati Sanjaya menambahkan, bahwa festival ini selaras dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Tabanan Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Tabanan era baru yang aman unggul dan madani.
“Festival ini berkorelasi dengan visi dan misi kami untuk melestarikan adat, agama, seni, dan budaya. Kami memiliki lima program utama dalam misi kami, dan festival ini mencakup semua aspek tersebut,” ujarnya.
Sementara Kadiv Promosi dan Pengembangan DTW Tanah Lot I Wayan Sanjaya Tampi menjelaskan, mengenai konsep dan persiapan festival ini tujuannya untuk mengangkat dan merayakan kearifan lokal.
"Mengambil tema “Pancaka Tirta” yang memiliki makna Menjaga dan Merawat Sumber Kehidupan. Dalam penyelenggaraan yang ke – 5 ini, berkorelasi dengan sumber kehidupan di tanah Tabanan yakni air atau laut," ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 955 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 783 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 603 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 561 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik