Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Hizbullah Target Serang Markas Intel Mossad, Israel Balas Pakai Roket
beritabali.com/cnnindonesia.com/Hizbullah Target Serang Markas Intel Mossad, Israel Balas Pakai Roket
BERITABALI.COM, DUNIA.
Israel mengklaim Hizbullah ingin menyerang pangkalan militer dan markas intelijen Mossad dalam rentetan serangan udara yang diluncurkan milisi penguasa Lebanon selatan tersebut pada Minggu (25/8).
Radio Angkatan Darat Israel melaporkan pihaknya meyakini Hizbullah berencana meluncurkan serangan rudal ke Pangkalan Glilot dekat Hrezliya pada Minggu pagi.
Pangkalan Glilot merupakan tempat beberapa unit intelijen militer Israel (IDF) dan markas besar Mossad berada.
Namun, dikutip Times of Israel, IDF berhasil menggagalkannya dengan melancarkan rentetan serangan udara awalan (pre-emptive strike) lebih dulu ke Lebanon selatan pada Minggu dini hari.
Aksi saling melancarkan serangan udara terus terjadi antara Israel dan Hizbullah sejak Minggu dini hari.
Jet tempur Israel menyerang Lebanon selatan pada Minggu dini hari dengan dalih bahwa itu adalah serangan pendahuluan terhadap Hizbullah yang bersiap menyerang negara Zionis tersebut.
Militer Israel mengklaim mendeteksi bahwa Hizbullah akan meluncurkan ratusan rudal ke wilayahnya pada pukul 05.00 pagi. Israel pun melancarkan serangan udara menggunakan 100 jet tempur Israel setengah jam sebelumnya.
Israel mengklaim serangannya ke Lebanon selatan berhasil menghancurkan ribuan peluncur roket Hizbullah.
Sementara itu, Hizbullah tak tinggal diam. Beberapa saat usai digempur lebih dulu oleh serangan Israel, Hizbullah langsung menembakkan ratusan roket Katyusha sebagai balasan.
Hizbullah mengklaim serangannya menghantam 11 instalasi militer Israel, termasuk pangkalan Meron dan empat lokasi di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Tel Aviv.
Hizbullah menegaskan serangan roket dan dronenya ke Israel utara ini merupakan balasan atas terbunuhnya komandan kelompok itu, Fuad Shukr, pada Juli lalu.
Rentetan roket hingga drone yang menghujani Israel utara pun memicu sirene darurat berbunyi di penjuru wilayah itu. Militer Israel sampai menetapkan status darurat selama 48 jam ke depan imbas aksi saling serang ini.
Militer Israel juga telah meminta warga di utara untuk mengungsi ke shelter jika dibutuhkan dan melarang berkerumun untuk sementara waktu.
Kantor berita Lebanon NNA melaporkan satu orang terluka parah imbas serangan pesawat nirawak Israel di Qasimia, Lebanon selatan. Serangan udara Israel juga dilaporkan menewaskan satu orang di kota Khiam.
Sementara itu, beberapa orang dilaporkan terluka di kota Acre, Israel, imbas serangan Hizbullah. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang