Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Topan Super Yagi Mengamuk di Vietnam, 14 Orang Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Media pemerintah Vietnam mengatakan sedikitnya 14 orang tewas dan 176 lainnya cedera setelah Topan Super Yagi menghantam wilayah utara negara itu. Pejabat Vietnam juga telah memperingatkan hujan lebat yang menerpa meskipun kekuatannya berkurang.
Seperti dilansir Independent, dijelaskan oleh pejabat Vietnam sebagai salah satu topan terkuat yang melanda wilayah tersebut selama satu dekade terakhir, Yagi membuat lebih dari 3 juta orang tanpa listrik di wilayah Vietnam utara.
Topan Super Yagi juga merusak lahan pertanian vital negara itu, hampir 116.192 hektar, di mana lokasi beras dan buah-buahan sebagian besar ditanam. Ratusan penerbangan dari dan ke Vietnam dibatalkan setelah empat bandara ditutup.
Topan tersebut menerjang daratan di provinsi pesisir utara Vietnam, Quang Ninh dan Haiphong, dengan kecepatan angin hingga 149 kilometer per jam (92 mil per jam) pada Sabtu (7/9) sore waktu setempat.
Topan Super Yagi mengamuk selama sekitar 15 jam sebelum berangsur-angsur melemah menjadi depresi tropis pada Minggu (8/9) pagi waktu lokal. Departemen meteorologi Vietnam memperkirakan hujan lebat di provinsi utara dan tengah dan memperingatkan akan terjadinya banjir di daerah dataran rendah, banjir bandang di sungai, dan tanah longsor di lereng curam.
Pekerja kota bersama dengan pasukan tentara dan polisi sibuk di ibu kota, Hanoi, membersihkan pohon yang tumbang, papan reklame yang tumbang, tiang listrik yang tumbang, dan atap yang tersapu, sambil menaksir kerugian akibat bangunan yang rusak.
Yagi masih berupa badai ketika bertiup dari Filipina barat laut ke Laut Cina Selatan pada hari Rabu (4/9) lalu, menyebabkan sedikitnya 20 orang tewas dan 26 lainnya hilang, sebagian besar akibat tanah longsor dan banjir yang meluas di negara kepulauan tersebut.
Badai itu kemudian bergerak ke China, menewaskan tiga orang dan melukai hampir seratus orang lainnya, sebelum mendarat di Vietnam.
"Badai seperti Topan Yagi semakin kuat karena perubahan iklim, terutama karena air laut yang lebih hangat menyediakan lebih banyak energi untuk memicu badai, yang menyebabkan peningkatan kecepatan angin dan curah hujan yang lebih tinggi," kata Benjamin Horton, Direktur Earth Observatory of Singapore. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3815 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1760 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang