Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Topan Super Yagi Mengamuk di Vietnam, 14 Orang Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Media pemerintah Vietnam mengatakan sedikitnya 14 orang tewas dan 176 lainnya cedera setelah Topan Super Yagi menghantam wilayah utara negara itu. Pejabat Vietnam juga telah memperingatkan hujan lebat yang menerpa meskipun kekuatannya berkurang.
Seperti dilansir Independent, dijelaskan oleh pejabat Vietnam sebagai salah satu topan terkuat yang melanda wilayah tersebut selama satu dekade terakhir, Yagi membuat lebih dari 3 juta orang tanpa listrik di wilayah Vietnam utara.
Topan Super Yagi juga merusak lahan pertanian vital negara itu, hampir 116.192 hektar, di mana lokasi beras dan buah-buahan sebagian besar ditanam. Ratusan penerbangan dari dan ke Vietnam dibatalkan setelah empat bandara ditutup.
Topan tersebut menerjang daratan di provinsi pesisir utara Vietnam, Quang Ninh dan Haiphong, dengan kecepatan angin hingga 149 kilometer per jam (92 mil per jam) pada Sabtu (7/9) sore waktu setempat.
Topan Super Yagi mengamuk selama sekitar 15 jam sebelum berangsur-angsur melemah menjadi depresi tropis pada Minggu (8/9) pagi waktu lokal. Departemen meteorologi Vietnam memperkirakan hujan lebat di provinsi utara dan tengah dan memperingatkan akan terjadinya banjir di daerah dataran rendah, banjir bandang di sungai, dan tanah longsor di lereng curam.
Pekerja kota bersama dengan pasukan tentara dan polisi sibuk di ibu kota, Hanoi, membersihkan pohon yang tumbang, papan reklame yang tumbang, tiang listrik yang tumbang, dan atap yang tersapu, sambil menaksir kerugian akibat bangunan yang rusak.
Yagi masih berupa badai ketika bertiup dari Filipina barat laut ke Laut Cina Selatan pada hari Rabu (4/9) lalu, menyebabkan sedikitnya 20 orang tewas dan 26 lainnya hilang, sebagian besar akibat tanah longsor dan banjir yang meluas di negara kepulauan tersebut.
Badai itu kemudian bergerak ke China, menewaskan tiga orang dan melukai hampir seratus orang lainnya, sebelum mendarat di Vietnam.
"Badai seperti Topan Yagi semakin kuat karena perubahan iklim, terutama karena air laut yang lebih hangat menyediakan lebih banyak energi untuk memicu badai, yang menyebabkan peningkatan kecepatan angin dan curah hujan yang lebih tinggi," kata Benjamin Horton, Direktur Earth Observatory of Singapore. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 572 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 445 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 435 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan