Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Karya Ni Way, Seni Sebagai Alat Penyembuhan Diri
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Acara Artist Talk eksklusif bersama Ni Way, atau Ni Wayan Sutariyani, pelukis dan terapis seni yang karyanya telah memukau banyak kalangan digelar di Sudamala Resorts.
Acara ini digelar pada Kamis, 12 September 2024, di Sudamala Art Space, Sanur, Denpasar. Ini merupakan kesempatan langka bagi publik untuk lebih mengenal sosok di balik karya-karya penuh makna Ni Way.
Dalam acara ini, Ni Way akan membagikan kisah inspiratif tentang perjalanan kreatifnya, mulai dari awal mula kecintaannya pada dunia seni hingga bagaimana seni telah menjadi bagian tak terpisahkan dari hidupnya. Sebagai seorang terapis seni, Ni Way juga akan mengupas tentang bagaimana seni dapat berfungsi sebagai alat yang kuat untuk penyembuhan dan pengembangan diri.
"Kami sangat antusias menghadirkan Ni Way dalam acara ini," ujar Ricky Putra, COO Sudamala Resorts.
"Karya-karyanya tidak hanya indah, tetapi juga mengandung pesan yang mendalam. Kami berharap acara ini dapat menginspirasi banyak orang untuk lebih menghargai seni dan menemukan kekuatan penyembuhan di dalamnya," ungkapnya.
Pada kesempatan ini, Ni Wayan Sutariyani akan memamerkan 24 karya lukisan dalam tiga seri. Sebanyak tujuh karya telah terjual, dan sebagai bonus, Ni Way akan berbagi visi dan misinya dalam berbagi kepada orang lain.
"Saya ingin menyampaikan syukur, pengharapan, dan terima kasih melalui karya-karya ini," ujarnya.
Baca juga:
Sanggar Seni Surya Art Suguhkan Topeng "Dalem Batu Putih Dalem Batu Selem" yang Mengharukan
Ni Way juga menjelaskan bahwa dia memulai dengan satu seri yang terdiri dari 25 karya, dan berencana untuk menambahkan lebih banyak karya dalam seri berikutnya.
"Saya memiliki seri yang disebut 'Friendship' dengan 11 karya. Jika waktu memungkinkan, saya akan menambah menjadi 27 karya untuk seri lainnya," tambahnya.
Sebelum kembali ke Bali, Ni Way sempat vakum selama 10 tahun di Madura sebagai pekerja perbaikan kapal. Musibah COVID-19 menjadi momen yang membawa dia kembali ke Bali dan melanjutkan passion-nya dalam melukis setelah kepergian orang tua tercinta.
"Melukis adalah passion saya. Saya melakukannya dengan sepenuh hati, dan saya percaya jalan akan terbuka dengan sendirinya," jelasnya.
Pameran mancanegara belum menjadi rencana dekat Ni Way, namun dia percaya bahwa setiap langkah yang diambil akan membuka peluang baru. "Saya akan terus mengalir dan menjalani apa yang saya lakukan," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5847 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2566 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2194 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan