Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Serangan di Markas Polisi India, 10 Orang Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Markas kepolisian di Manipur, India, diserang pasukan minoritas Kuki. Menurut pihak berwenang 10 orang tewas dalam insiden penyerangan tersebut.
Krishna Kumar, Wakil Komisaris Distrik Jiribam, mengatakan seorang petugas terluka ketika mereka mencoba memukul mundur kelompok yang menyerang markas polisi. Menurutnya, 10 orang yang tewas berasal dari kelompok Kuki.
Kuldip Singh, penasihat keamanan untuk pemerintah Manipur, mengatakan dalam serangan tersebut sempat terjadi baku tembak antara kepolisian dan kelompok Kuki selama kurang lebih 45 menit.
Ia mengatakan kepolisian juga menyita sejumlah senjata dari para penyerang yang tewas, di antaranya senapan serbu dan granat berpeluncur roket. Pasukan tambahan telah dikirim ke daerah tersebut untuk memperkuat pasukan keamanan.
"Operasi terus berlanjut, untuk mengusir para militan bersenjata," kata Singh, mengutip AFP, Senin (11/11).
Kelompok masyarakat Kuki, Dewan Kuki-Zo, mengatakan 11 anggotanya terbunuh dan mengutuk keras insiden tersebut serta menyerukan "penghentian total" pada hari Selasa.
Insiden penyerangan ini terjadi setelah mayat seorang wanita Kuki yang dibakar ditemukan di distrik tersebut minggu lalu, yang memicu kemarahan. Korban berasal dari suku Hmar, kelompok yang lebih kecil di dalam suku Kuki.
Ini merupakan insiden terbaru dalam konflik yang memanas di Manipur sejak Mei 2023. Konflik ini melibatkan kelompok mayoritas Meitei yang beragama Hindu dan komunitas Kuki yang mayoritas beragama kristen.
Sedikitnya 200 orang tewas sejak konflik meletus, dan masyarakat telah terpecah menjadi beberapa kelompok di beberapa negara bagian.
Setelah berbulan-bulan relatif tenang, peningkatan kekerasan pada bulan September menewaskan sedikitnya 11 orang, termasuk oleh para pemberontak yang dilaporkan menembakkan roket dan menjatuhkan bom dengan drone.
Ketegangan yang telah berlangsung lama antara komunitas Meitei dan Kuki berkisar pada persaingan untuk mendapatkan tanah dan pekerjaan publik. Para aktivis hak asasi menuduh para pemimpin lokal memperparah perpecahan etnis demi keuntungan politik.
Manipur diperintah oleh Partai Bharatiya Janata yang beraliran nasionalis Hindu pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4219 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1442 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 943 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 875 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 763 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun