Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 9 Mei 2026
Ratusan Warga Ikuti Simulasi Pemungutan Suara di Jembrana, Ditemukan Potensi Masalah
beritabali/ist/Ratusan Warga Ikuti Simulasi Pemungutan Suara di Jembrana, Ditemukan Potensi Masalah.
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ratusan warga Desa Nusa Sari, Kecamatan Melaya, Jembrana, mengikuti simulasi pemungutan dan penghitungan suara yang digelar di Balai Banjar Nusa Sakti pada Rabu, (13/11/2024).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh KPU Jembrana di TPS 001 desa setempat, dengan tujuan utama mengidentifikasi potensi permasalahan yang mungkin timbul saat pemungutan dan penghitungan suara pada Pilkada Serentak 2024 mendatang.
Dalam simulasi tersebut, sejumlah masalah yang dapat mempengaruhi kelancaran pemungutan suara berhasil diidentifikasi. Beberapa di antaranya, ada pemilih yang menolak mencelupkan jari ke tinta sebagai bukti telah memilih, serta masalah pendampingan pemilih yang tidak membawa formulir pendamping.
Selain itu, terdapat juga kasus pemilih yang tidak terdaftar di TPS tersebut namun mencoba untuk ikut memilih, yang akhirnya ditolak oleh petugas KPPS.
Ketua KPU Jembrana, I Ketut Adi Sanjaya, menegaskan simulasi ini dirancang sedetail mungkin agar sesuai dengan kondisi sebenarnya. “Simulasi ini diikuti seluruh petugas dan peserta dengan cermat, guna mempersiapkan segala aspek menjelang Pemilu 2024,” ungkap Adi Sanjaya.
Ia juga menjelaskan bahwa simulasi ini diikuti oleh 500 orang pemilih sebagai langkah krusial dalam memetakan potensi masalah yang mungkin terjadi selama proses pemungutan suara.
Selain mengidentifikasi masalah, KPU Jembrana turut memantau durasi pencoblosan dan kekeliruan yang mungkin terjadi dalam prosesnya. Hasil observasi ini akan dicatat secara rinci dan menjadi bahan evaluasi demi memastikan kesiapan optimal pada hari pemilihan.
“Semua kami rekam dan catat untuk bahan evaluasi yang nantinya akan disampaikan kepada petugas KPPS saat bimbingan teknis mendatang,” tegasnya.
Saat ditanya mengenai potensi kendala, seperti pemilih yang kesulitan melipat surat suara, Adi Sanjaya menyebutkan bahwa KPPS nomor 6 telah disiapkan untuk membantu proses pelipatan setelah pencoblosan.
“Petugas akan siap membantu setelah pemilih mencoblos, dan akan standby di TPS masing-masing saat pemungutan suara pada 27 November 2024 nanti,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 845 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 723 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 540 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 519 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik