Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Strategi Giri Prasta Atasi Sampah Angin Barat di Badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Sampah yang datang bersama angin barat di kawasan pantai Bali ternyata menyimpan sejarah unik sekaligus menjadi tantangan besar di era modern.
Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta mengatakan dahulu, masyarakat pesisir seperti di Kuta, Legian, dan Seminyak memanfaatkan sampah kayu (dikenal sebagai "Sawen") sebagai bahan bakar untuk memasak. Hal ini menjadi sumber kehidupan berkat kearifan lokal dan doa para leluhur, khususnya di kawasan pesisir.
Namun, seiring perkembangan zaman, sampah ini kini menjadi permasalahan lingkungan yang kompleks. Pemerintah Kabupaten Badung telah berupaya mencari solusi dengan menyediakan mesin pencacah kayu, armada pengangkut sampah, dan kapal penangkap sampah di laut.
"Kami bertanggung jawab menyelesaikan masalah ini dengan baik. Kerja Sama antar wilayah Sarbagita (Denpasar, Badung, Tabanan, Gianyar) akan terus diperkuat untuk mengatasi persoalan sampah, termasuk di TPA Suwung," jelasnya, Jumat (3/1/2025) di Sibanggede, Badung.
Ke depan, kata dia konsep pengelolaan sampah akan meniru teknologi dari Singapura, seperti penggunaan pulau buatan untuk menampung sampah residu dan menciptakan ekosistem mangrove. Selain itu, penggunaan bahan seperti sterofoam kuat untuk mengelola sampah tanpa kebocoran akan diterapkan.
"Dengan optimisme dan inovasi ini, pemerintah yakin bahwa masalah sampah dapat diselesaikan secara berkelanjutan demi menjaga kelestarian lingkungan Bali," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3341 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan