Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
12 Warga Ubud Terserang Demam Berdarah, Petugas Galakkan Fogging
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Musim hujan yang berlangsung menyebabkan timbulnya jentik nyamuk. Hal itu mengakibatkan masyarakat mengalami sakit demam berdarah dengue (DBD) seperti yang menimpa warga Banjar Lodsema, Desa Lodtunduh, Ubud.
Dimana berdasarkan data tercatat ada 12 warga menderita DBD. Guna menekan kasus DBD, maka dilakukan upaya intensif berupa fogging.
Aksi fogging berlangsung Jumat (10/1/2025) pukul 08.00 WITA dikomandoi oleh Perbekel Wayan Gunawan.
Petugas operator fogging langsung dihandel oleh Bhabinkamtibmas Desa Lodtunduh Aiptu I Made Sugianto. Mengenakan baju kaos berkerah dan celana trening, Made Sugianto berkeliling wilayah membawa alat fogging.
"Upaya pencegahan dan penanggulangan maraknya penyakit demam berdarah yang terjadi saat ini di Banjar Lodsema sampai saat ini sudah tercatat sebanyak 12 orang yang terjangkit penyakit demam berdarah," ujar Made Sugianto.
Pihaknya, dalam fogging menyasar wilayah yang disinyalir menjadi sarang nyamuk. Antara lain rumah penduduk hingga semak belukar. "Sehingga besar harapan, Desa Lodtunduh dengan melakukan penyemprotan atau pemberantasan sarang nyamuk dapat menekan berkembangnya penyakit," tutup dia.
Pihaknya berharap masyarakat ikut peduli dengan kondisi lingkungan. Imbauan mengenai penanganan nyamuk diharapkan untuk dipatuhi. Yakni memastikan tidak ada genangan air pada botol bekas maupun pot tanpa ikan. Termasuk diimbau menjaga kebersihan lingkungan untuk menghindari perkembangan nyamuk.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang