Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 9 Mei 2026
Warga Kota Gianyar Keluhkan Munculnya Lalat, Waspadai Grubug Siap
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Warga Kota Gianyar mengeluhkan munculnya lalat dalam jumlah besar di lingkungan rumah mereka. Kehadiran lalat ini dikhawatirkan akan membawa dampak buruk, terutama terkait kesehatan.
Warga menduga, lalat-lalat tersebut berasal dari tumpukan sampah yang belum tertangani dengan baik di jalanan.
Pemerintah Kabupaten Gianyar telah menerapkan sistem pembuangan sampah yang terpilah dan terjadwal, namun keterbatasan armada sampah menyebabkan proses pengangkutan belum maksimal. Hal ini mengakibatkan penumpukan sampah yang mengundang munculnya lalat.
Kepala UPT Keswan 1 Gianyar, Nyoman Arya Darma, menjelaskan bahwa munculnya lalat erat kaitannya dengan penumpukan sampah. Selain itu, musim hujan turut memperburuk kondisi, karena sampah yang ada di got dan bawah trotoar naik ke permukaan, menciptakan tempat yang ideal bagi lalat untuk berkembang biak.
"Musim hujan ini memperparah situasi, karena sampah yang tergenang di saluran air dan got menjadi tempat berkembang biaknya lalat," ujar Arya Darma.
Ia pun mengimbau warga untuk selalu menutup makanan dengan rapat dan memastikan makanan yang dikonsumsi dalam keadaan sehat dan higienis.
Lebih lanjut, Arya Darma mengingatkan akan potensi bahaya kesehatan yang bisa ditularkan oleh lalat, terutama virus atau penyakit yang mereka bawa dari tempat hinggap sebelumnya.
Ia menambahkan, peternak juga diingatkan untuk menjaga kebersihan kandang ternaknya, karena kondisi lingkungan yang kurang bersih dapat menyebabkan penyakit pada hewan ternak, seperti ayam.
"Jika lingkungan kandang ayam tidak sehat, banyak sampah, dan kandang lembab, dapat memicu penyakit pada ternak. Salah satu penyakit yang perlu diwaspadai adalah ‘grubug siap’," jelasnya.
Untuk mengantisipasi dampak lebih besar, pihak UPT Keswan 1 Gianyar telah melakukan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan hewan peliharaan agar peternak tidak mengalami kerugian besar akibat serangan penyakit.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan masalah lalat dan potensi penyakit dapat diminimalisir, serta kesehatan masyarakat dan ternak tetap terjaga.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 862 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 727 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 548 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 523 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik