Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 9 Mei 2026
Penyeberangan Gilimanuk-Ketapang Dibuka Kembali Usai Nyepi
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Setelah ditutup selama Hari Raya Nyepi, aktivitas penyeberangan di Selat Bali antara Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, dan Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, kembali dibuka pada Minggu (30/3).
"Pada pukul 06.00 WITA tadi, jasa penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk kembali dibuka. Semua berjalan lancar," kata Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk Komisaris (Kompol) I Komang Muliyadi di Gilimanuk, Minggu (30/3).
Dari Pelabuhan Ketapang, kapal pertama yang sandar adalah KMP Nusa Dua, disusul KMP Suwarna Cakra dan KMP Pancar Indah yang merapat di dermaga MB 3,1 dan LCM.
Kompol I Komang Muliyadi memastikan anggotanya telah meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan dari Pulau Jawa. "Pemeriksaan terhadap kendaraan, orang, dan barang tetap dilakukan di pintu keluar pelabuhan yang menuju ke Bali. Itu sudah menjadi kegiatan rutin," ujarnya.
Guna menjaga kelancaran, koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan. "Untuk gelombang kapal yang pertama sandar tadi semuanya lancar. Semoga selalu begitu," lanjutnya.
Pihak otoritas pelabuhan juga mengimbau para pengguna jasa penyeberangan agar tetap tertib dan mengikuti aturan demi kenyamanan bersama.
Sebelumnya, penyeberangan di Selat Bali ditutup sementara dalam rangka perayaan Hari Raya Nyepi pada Sabtu (29/3) pukul 05.00 WITA hingga Minggu (30/3) pukul 06.00 WITA. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 865 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 730 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 553 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 525 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik