Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Badung Genjot Proyek Trotoar dan Utilitas Bawah Tanah
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pemerintah Kabupaten Badung sedang tancap gas memperbaiki wajah kota dengan membenahi jaringan utilitas dan trotoar di sejumlah titik strategis.
Salah satu lokasi yang tengah dibenahi adalah Jalan Raya Lukluk–Sading, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas proyek sudah dimulai sejak akhir Maret lalu.
Pekerja dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung terlihat mengganti paving trotoar lama dengan box culvert dan membenahi saluran drainase. Pipa kabel bawah tanah juga telah dipasang, tinggal menunggu tahap penutupan dan pembangunan trotoar baru.
“Pemerintah mengalokasikan Rp8,6 miliar khusus untuk proyek di ruas Jalan Lukluk–Sading. Targetnya selesai dalam 180 hari ke depan,” ujar Kasi Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Badung, I Putu Teddy Widnyana Putra, belum lama ini di Badung.
Teddy menambahkan, proyek ini tidak hanya sebatas memperbaiki trotoar, tetapi juga sekaligus membangun jaringan utilitas bawah tanah dan memperkuat sistem drainase agar kawasan menjadi lebih rapi dan bebas banjir.
Selain di Lukluk–Sading, proyek serupa juga berjalan di Kelurahan Benoa, Kuta Selatan—tepatnya di ruas Jalan Siligita menuju Pura Puseh. Proyek lanjutan lainnya menyasar Jalan Banjar Kangkang Pererenan–Pantai Pererenan, Simpang Ungasan–Banjar Jauh Pura Puseh Ungasan, Jalan Padang Linjong–Batu Mejan di Canggu, serta wilayah Banjar Anyar Kelod, Kerobokan.
Tak hanya itu, penataan juga dilakukan di Tibubeneng, dari depan kantor desa hingga Pura Perancak, dan di wilayah Muding Kaja, Muding Tengah, dan Muding Kelod. Proyek berlanjut ke ruas Jalan Pipitan–Banjar Tengah, memperlihatkan keseriusan Pemkab Badung dalam membenahi tata kota.
Baca juga:
Badung Genjot Pembangunan 2 SMA Negeri Baru
“Dalam dua tahun terakhir, kami telah membangun sistem jaringan utilitas terpadu di 21 titik. Harapannya semua provider memanfaatkan jalur bawah tanah agar tidak ada lagi kabel semrawut di udara,” tegas Teddy.
Langkah ini menandai komitmen Badung menuju tata kota modern dan aman, yang tak hanya indah dipandang, tetapi juga fungsional dan tahan terhadap tantangan cuaca ekstrem.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3814 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1760 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang