Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 29 Juni 2026
Kondisi Terkini Bayi Dibuang di Bangli, Warga Ramai Antre Adopsi
BERITABALI.COM, BANGLI.
Dua hari setelah ditemukan, kondisi bayi laki-laki yang dibuang di sebuah lapak pedagang buah di Banjar Sribatu, Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut, Bangli, terus menunjukkan perkembangan positif. Kamis (8/5/2025), pihak RSUD Bangli memastikan bayi tersebut mulai membaik.
"Kondisi bayi per hari ini, sudah membaik. Penggunaan tambahan oksigen juga sudah dihentikan," ungkap Direktur RSUD Bangli, dr. I Dewa Gede Oka Darsana, Sp.An.
Meski demikian, bayi tersebut tetap mendapat perawatan intensif. "Perawatan langsung ditangani dokter spesialis anak. Antibiotik masih akan diberikan hingga hari kelima," jelasnya.
Selama masa perawatan, banyak warga yang datang menjenguk bayi malang ini. Bahkan sejumlah warga secara langsung menyatakan niat untuk mengadopsinya.
"Ada seorang yang menghubungi saya menyampaikan minatnya mengadopsinya. Termasuk dari informasi di pelayanan juga ada katanya yang menyampaikan keinginan mengadopsinya," bebernya.
Pihak RSUD Bangli pun telah menjelaskan mekanisme adopsi sesuai aturan yang berlaku. Setelah dinyatakan boleh rawat jalan oleh dokter, bayi tersebut akan diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos). Proses adopsi baru bisa dilakukan setelah keluar surat penghentian penyelidikan dari kepolisian.
"Untuk pengajuan adopsi dilakukan melalui dinas sosial yang nantinya akan menyeleksi yang berhak mengadopsi. Selain itu, untuk penetapannya melalui proses pengadilan," tandasnya.
Sementara itu, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku pembuangan bayi tersebut. Penelusuran CCTV di jalur-jalur yang diduga dilalui pelaku masih dilakukan.
"Kami masih melakukan lidik. Semoga saja, pelaku segera bisa kita ungkap," ujar Kasi Humas Polres Bangli, AKP Wayan Sarta.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun