Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Penganiayaan Berujung Maut, Kerabat Klaim Prada PAH Berniat Beri Pelajaran
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kasus penganiayaan yang menewaskan Komang Juliartawan, warga asal Desa Sepang, Kecamatan Busungbiu, Buleleng, perlahan mulai terungkap.
Kerabat Prada PAH, salah satu pelaku penganiayaan, menyebut aksi tersebut awalnya hanya bertujuan memberi pelajaran, namun justru berujung maut.
Dalam keterangan tertulis yang diterima Kamis (8/5), kerabat Prada PAH berinisial NS mengungkapkan bahwa selama ini Prada PAH berusaha merangkul Komang Juliartawan. Ia kerap mengajak korban makan bersama di rumah, memberikan uang saku, hingga melatih kick boxing.
Menurut NS, tindakan itu dilakukan karena Prada PAH merasa prihatin dengan perilaku korban yang kerap terjerat masalah hukum. NS menyebut, Komang Juliartawan sering kepergok mencuri di warung dan pernah dipenjara akibat kasus pencurian motor.
Terakhir, Komang Juliartawan nekat menggelapkan sepeda motor Honda Scoopy milik ibu Prada PAH, yang kemudian digadaikan ke wilayah Kecamatan Pupuan, Tabanan.
"Uang hasil gadai digunakan untuk judi tajen. Korban dinilai tidak mau bertobat. Sehingga membuat Prada PAH hilang kesabaran, sehingga terjadi pemukulan," kata NS dalam keterangan tertulisnya.
Namun, upaya yang disebut sebagai bentuk pelajaran itu berujung tragis. Komang Juliartawan tewas dengan luka lebam di sekujur tubuhnya usai dianiaya oleh Prada PAH bersama dua rekannya, Sertu KSY dan Pratu MR.
NS pun menyayangkan tindakan penganiayaan tersebut dan menegaskan pihak keluarga menghormati proses hukum yang kini tengah berjalan di polisi militer.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 502 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 396 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 387 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik