Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Beli Rumah di Gianyar Wajib Minimal 1 Are
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Bupati Gianyar I Made Mahayastra resmi melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gianyar, Gusti Putu Darma Astika, Kamis (19/6/2025) di Ruang Kerja Bupati Gianyar.
Nota kesepahaman ini mengatur pelaksanaan penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman, termasuk rumah, prasarana, sarana, dan utilitas umum di wilayah Kabupaten Gianyar.
Bupati Mahayastra menegaskan bahwa nota kesepahaman ini menjadi pedoman kerja antara BPN Gianyar dan Pemkab Gianyar demi terciptanya pengelolaan ruang wilayah yang terencana, berkelanjutan, dan partisipatif.
"Nota kesepahaman dibuat sebagai bentuk komitmen Pemkab Gianyar dalam mewujudkan perencanaan dan pengelolaan ruang wilayah yang efisien, berkelanjutan, dan partisipatif, dengan mempertimbangkan potensi, kondisi, dan permasalahan sosial budaya serta lingkungan," jelasnya.
Tujuan utama kebijakan ini adalah menciptakan ruang wilayah berkualitas, mencegah permukiman kumuh, serta mendukung kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Mahayastra juga mengingatkan para pengembang untuk patuh pada ketentuan yang berlaku.
"Saya minta pengembang agar mematuhi ketentuan dalam membuka kavlingan, mulai lebar jalan 6 meter, luas lahan minimal 1 are, serta menyerahkan fasilitas umum kepada pemerintah daerah," pintanya.
Selain itu, Pemkab Gianyar bersama BPN Gianyar berkomitmen melindungi lahan LSD (Lahan Sawah Dilindungi) maupun LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan) dari praktik pemecahan sertifikat.
"Rekomendasi dan pengesahan rencana tapak dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman sebagai salah satu persyaratan dalam pendaftaran pemecahan tanah yang akan dipergunakan untuk pembangunan perumahan atau kavling di wilayah Kabupaten Gianyar," pungkasnya.
Dengan adanya MoU ini, BPN Gianyar tidak akan menerbitkan sertifikat baru untuk perumahan yang luasnya di bawah 1 are atau jalan lingkungan di bawah 6 meter. Termasuk, tidak diperbolehkan melakukan pemecahan sertifikat untuk lahan kategori LSD atau LP2B.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5941 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2626 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2281 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan