Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
Objek Misterius Ditemukan di Kedalaman 49 Meter Selat Bali
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Memasuki hari kedelapan operasi pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, tim SAR gabungan masih berjibaku menghadapi ganasnya cuaca di Selat Bali.
Cuaca buruk, angin kencang, hingga gelombang tinggi menjadi tantangan serius bagi pencarian yang terus berlangsung hingga, Rabu (9/7/2025).
Berdasarkan data BMKG, perairan Selat Bali hari ini diselimuti awan tebal, angin berhembus kencang dengan kecepatan 4–25 knot, gelombang laut mencapai 4 meter, serta arus bawah laut mencapai 2,4 m/s.
Meski kondisi tidak bersahabat, SRU underwater yang diawasi oleh Danguspurla Koarmada II, tetap melanjutkan observasi bawah air.
Kamera bawah laut diturunkan hingga kedalaman 35 meter, namun arus kuat menyeret perangkat hingga hilang kontak.
Meski demikian, sempat terekam objek mencurigakan di kedalaman 48–49 meter, yang kini menjadi titik fokus pencarian selanjutnya.
"Sebelum kamera hanyut, kita sempat mendapatkan gambaran objek di kedalaman sekitar 49 meter. Ini akan kami tindak lanjuti lebih dalam," ujar Danguspurla bersama Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan BASARNAS, R. Eko Suyatno, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/7/2025).
Dirinya menyampaikan, sampai sore hari, belum ada penambahan korban ditemukan, baik dari SRU laut yang menyisir sektor selatan maupun SRU darat yang menyisir sepanjang pesisir Banyuwangi.
Di Posko Gabungan ASDP Ketapang, suasana haru masih menyelimuti keluarga korban. Polres Banyuwangi bersama Pemkab setempat terus memberikan layanan trauma healing bagi mereka yang menanti kabar kerabat tercinta.
"Hari ini, satu dari dua jenazah yang ditemukan berhasil teridentifikasi. Berdasarkan keterangan tim DVI Sidokkes Polresta Banyuwangi dan Biddokkes Polda Jatim, jenazah tersebut adalah Putu Mertayasa (43), warga asal Buleleng, Bali," ujarnya.
Dirinya menyebutkan, dengan tambahan ini, total korban yang ditemukan dari 65 penumpang berjumlah 42 orang, dengan rincian 30 selamat dan 12 meninggal dunia. Masih terdapat 23 korban yang belum ditemukan.
"Operasi hari kedelapan ini melibatkan kekuatan penuh dari unsur SAR nasional dan daerah, termasuk BASARNAS, Koarmada II, POLRI, TNI, BMKG, BPBD, hingga relawan SAR dan nelayan lokal yang terus bahu-membahu dalam pencarian," paparnya.
Dirinya menambahkan, pencarian akan terus dilanjutkan esok hari, dengan harapan titik terang dari objek yang sempat terekam kamera dapat menguak misteri keberadaan korban lain yang masih hilang.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3862 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang