Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
BMKG Jelaskan Penyebab Udara Bali Lebih Dingin Akhir-akhir Ini
BERITABALI.COM, BADUNG.
Belakangan ini, udara di Bali terasa jauh lebih dingin dari biasanya, terutama saat malam menjelang. Banyak warga bertanya-tanya, ada apa dengan cuaca akhir-akhir ini?
Fenomena suhu udara dingin ini ternyata bukan hal aneh, melainkan gejala alamiah yang terjadi setiap tahun, khususnya pada puncak musim kemarau bulan Juli hingga Agustus.
Demikian disampaikan oleh Brian Eko Permadi, Prakirawan Cuaca BMKG Wilayah III Denpasar, Kamis (31/7/2025) di Badung.
Menurut Brian, penyebab utama suhu dingin ini adalah angin timur-tenggara yang berasal dari Benua Australia yang saat ini sedang mengalami musim dingin.
Karena perbedaan tekanan udara, massa udara dingin dari Australia terdorong masuk ke wilayah Indonesia, terutama bagian selatan Khatulistiwa seperti Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.
"Tak hanya itu, minimnya tutupan awan di malam hari juga memperparah rasa dingin. Ketika langit cerah, radiasi panas dari bumi langsung lepas ke atmosfer, membuat suhu permukaan bumi turun drastis," paparnya.
Dirinya mengimbau masyarakat agar menggunakan pakaian hangat, terutama saat beraktivitas malam atau dini hari, memperhatikan informasi prakiraan cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG Bali dan tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa saja menyertai perubahan musim.
“Fenomena ini memang alami, namun masyarakat tetap perlu siaga. Terutama mereka yang sensitif terhadap suhu dingin, seperti anak-anak dan lansia,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3814 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1760 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang