Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 19 Juni 2026
Usai Bimtek, PDIP Gelar Konsolidasi Nasional Tertutup di Nusa Dua
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Rapat konsolidasi nasional Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan digelar secara tertutup di kawasan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, mulai Jumat (1/8/2025).
Agenda ini direncanakan berlangsung selama dua hari hingga Sabtu (2/8).
Ketua DPD PDIP Provinsi Bali, I Wayan Koster, menyampaikan bahwa rapat konsolidasi ini digelar oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP dan akan dihadiri oleh jajaran pengurus inti DPD PDIP dari seluruh Indonesia.
"Itu konsolidasi partai sampai tanggal 2 (Agustus 2025). (Yang hadir) Ketua sekretaris bendahara se-Indonesia," ujar Koster saat ditemui di Kantor DPD PDIP Bali, Denpasar, Kamis (31/7) sore.
Menanggapi isu mengenai kemungkinan pelaksanaan Kongres PDIP di Bali dalam waktu dekat, Koster menegaskan bahwa agenda kali ini hanya sebatas konsolidasi internal.
"Belum (Kongres PDIP) Nggak ada (Kongres PDIP) konsolidasi partai. (Untuk peserta) kan malam ini mungkin (datang)," tambahnya.
Pertemuan ini disebut sebagai langkah penyegaran dan penguatan internal partai jelang agenda politik nasional yang akan datang. Koster juga menyebut bahwa kemungkinan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri hadir, meskipun belum ada konfirmasi resmi.
"Konsolidasi partai dalam rangka supaya partai solid. (Ketua Umum Megawati) Mudah-mudahan hadir. Belum (kongres) kalau kongresnya nanti," ungkapnya.
Acara konsolidasi akan dimulai pukul 14.00 WITA dan digelar secara tertutup bagi awak media.
"Besok jam 2, iya di Nusa Dua, di BNDCC. Tertutup, namanya konsolidasi tertutup dong. Nggak boleh diliput," pungkasnya. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun