Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




MRI Kritik Koster Soal Banjir Bali, Dituding Terlambat Atasi DAS

Senin, 15 September 2025, 12:12 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/MRI Kritik Koster Soal Banjir Bali, Dituding Terlambat Atasi DAS.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Bencana banjir yang melanda Bali menuai kritik dari Yayasan Mandhara Research Indonesia (MRI). Ketua MRI, Ir. Ida Bagus Sukarya, menilai penyebab utama banjir adalah salah urus Daerah Aliran Sungai (DAS) yang selama ini diabaikan.

Ia menuding pemerintah provinsi terlambat mengambil langkah antisipatif dalam menangani masalah DAS.

“Semenjak pertengahan Agustus, kami sudah mengajukan ringkasan program tentang Daerah Aliran Sungai (DAS) kepada Gubernur Koster, namun sampai hari ini belum ada respons. Terlanjur banjir,” kata Sukarya di Gianyar pada Senin (15/9).

Sukarya menegaskan, persoalan banjir tidak bisa dilepaskan dari kerusakan DAS yang sejatinya menjadi penopang kehidupan masyarakat. Ia bahkan menyatakan bersama kelompok Petani Pakerisan siap berdebat dengan Gubernur Koster terkait penanganan banjir di Bali.

MRI telah menyiapkan konsep Pembangunan Ekonomi Berbasis DAS Pakerisan yang meliputi pemberdayaan masyarakat sekaligus konservasi lingkungan. Konsep ini menekankan bahwa pengelolaan DAS yang baik tidak hanya menjaga kelestarian alam, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Beberapa langkah yang direkomendasikan MRI untuk mengatasi masalah DAS di Bali antara lain: pengelolaan yang baik di hulu DAS, pemanfaatan bambu, penataan kawasan DAS, penguatan kelembagaan Subak, serta pengelolaan kualitas tanah.

Menurut Sukarya, pembangunan ekonomi Bali hanya akan berkelanjutan jika pengelolaan DAS dipandang sebagai satu kesatuan ekologis, sosial, dan budaya.

“Kalau DAS diurus dengan benar, kita bisa cegah banjir, jaga budaya, sekaligus tingkatkan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/gnr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami