Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
MRI Kritik Koster Soal Banjir Bali, Dituding Terlambat Atasi DAS
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Bencana banjir yang melanda Bali menuai kritik dari Yayasan Mandhara Research Indonesia (MRI). Ketua MRI, Ir. Ida Bagus Sukarya, menilai penyebab utama banjir adalah salah urus Daerah Aliran Sungai (DAS) yang selama ini diabaikan.
Ia menuding pemerintah provinsi terlambat mengambil langkah antisipatif dalam menangani masalah DAS.
Baca juga:
Tutupan Hutan di Denpasar Tinggal 2 Persen, Menteri LH: Begitu Hujan Deras Dipastikan Banjir
“Semenjak pertengahan Agustus, kami sudah mengajukan ringkasan program tentang Daerah Aliran Sungai (DAS) kepada Gubernur Koster, namun sampai hari ini belum ada respons. Terlanjur banjir,” kata Sukarya di Gianyar pada Senin (15/9).
Sukarya menegaskan, persoalan banjir tidak bisa dilepaskan dari kerusakan DAS yang sejatinya menjadi penopang kehidupan masyarakat. Ia bahkan menyatakan bersama kelompok Petani Pakerisan siap berdebat dengan Gubernur Koster terkait penanganan banjir di Bali.
MRI telah menyiapkan konsep Pembangunan Ekonomi Berbasis DAS Pakerisan yang meliputi pemberdayaan masyarakat sekaligus konservasi lingkungan. Konsep ini menekankan bahwa pengelolaan DAS yang baik tidak hanya menjaga kelestarian alam, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Beberapa langkah yang direkomendasikan MRI untuk mengatasi masalah DAS di Bali antara lain: pengelolaan yang baik di hulu DAS, pemanfaatan bambu, penataan kawasan DAS, penguatan kelembagaan Subak, serta pengelolaan kualitas tanah.
Menurut Sukarya, pembangunan ekonomi Bali hanya akan berkelanjutan jika pengelolaan DAS dipandang sebagai satu kesatuan ekologis, sosial, dan budaya.
“Kalau DAS diurus dengan benar, kita bisa cegah banjir, jaga budaya, sekaligus tingkatkan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4515 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2330 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1977 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1600 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun