Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




TPA Temesi Pangkas 43 Persen Sampah, DLH Gianyar Terapkan Aturan Ketat

Kamis, 30 Oktober 2025, 12:39 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/TPA Temesi Pangkas 43 Persen Sampah, DLH Gianyar Terapkan Aturan Ketat.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar berhasil mencatat capaian signifikan dalam pengelolaan sampah. Volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Temesi berhasil ditekan hingga 43 persen per Juni 2025.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar, I Wayan Arsana, menjelaskan bahwa penurunan ini merupakan hasil sinergi kuat antara pemerintah daerah, berbagai pemangku kepentingan, serta meningkatnya kesadaran dan ketaatan masyarakat terhadap aturan pengelolaan sampah.

Arsana memaparkan, dari yang semula mencapai 408 ton per hari, kini volume sampah yang masuk ke TPA Temesi menurun drastis menjadi 228 ton per hari.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tak lepas dari penerapan Peraturan Bupati Gianyar Nomor 76 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Sampah Berdasarkan Kearifan Lokal. Regulasi itu menekankan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) atau IKR (Ilangang, Kembaliang, Reuseang), serta mengedepankan sinergi antara desa dinas dan desa adat.

Kunci utama keberhasilan program ini adalah penerapan aturan ketat di TPA Temesi. Setiap sampah yang masuk wajib terpilah menjadi tiga kategori, yakni organik, anorganik, dan residu.

Selain itu, masyarakat juga diwajibkan menaati jadwal pembuangan sampah yang sudah diatur di mana sampah organik dibuang setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Sampah anorganik pada Selasa dan Sabtu. Sedangkan sampah residu dibuang setiap Kamis dan Minggu.

Wayan Arsana menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir pelanggaran atas aturan tersebut.

"Penolakan ini merupakan konsekuensi tegas demi menjaga kedisiplinan dan keberlanjutan program pengelolaan sampah di Gianyar," tegasnya.

Program ini menjadi salah satu langkah nyata Pemkab Gianyar dalam mendukung upaya Bali menuju pengelolaan sampah berbasis kearifan lokal dan berkelanjutan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/gnr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami