Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
Buleleng Dorong Pembangunan Rumah Potong Hewan Babi Senilai Rp1 Miliar
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kebutuhan akan Rumah Potong Hewan (RPH) khusus babi di Kabupaten Buleleng semakin mendesak. Saat ini aktivitas pemotongan masih didominasi dilakukan di rumah-rumah warga sehingga dinilai belum memenuhi standar higienis.
Kepala Dinas Pertanian Buleleng, Gede Melandrat, pada Senin (24/11) menyampaikan bahwa permintaan daging babi di Buleleng tergolong tinggi. Setiap hari, jumlah pemotongan diperkirakan mencapai 100 ekor. Bahkan saat Hari Raya Galungan, jumlah babi yang dipotong mencapai 6 ton atau setara 600 ekor.
“Konsumsi ini tidak hanya untuk kebutuhan keluarga, tetapi juga untuk usaha kuliner seperti be guling, hingga siobak. Artinya, volume pemotongan ternak babi cukup besar,” ujar Melandrat.
Namun pemotongan yang sebagian besar dilakukan secara mandiri di rumah-rumah warga menyebabkan pengawasan kesehatan hewan tidak berjalan maksimal. Kondisi ini dinilai berisiko bagi standar keamanan pangan.
Untuk itu, Melandrat mengusulkan anggaran sebesar Rp 1 miliar melalui APBD 2026 agar RPH yang ada di Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada, dapat digunakan pula untuk pemotongan babi.
"Saat ini RPH di Panji Anom belum representatif untuk pemotongan babi. Fondasi mejanya sudah dibangun, namun belum ada Instalasi Pengolahan Limbah (IPAL)nya. Perlu penyempurnaan lagi agar memenuhi standar higienis," katanya.
Ia menegaskan bahwa pemotongan hewan ternak di RPH akan lebih memudahkan petugas dalam melakukan pengawasan kesehatan dibandingkan sistem door to door. Keberadaan RPH babi juga dinilai penting untuk memastikan kualitas daging yang beredar di masyarakat tetap aman dan layak konsumsi.
Melandrat berharap rencana pembangunan fasilitas ini dapat segera mendapat persetujuan pemerintah. Selain meningkatkan higienitas daging, RPH babi berpotensi memberi kontribusi tambahan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kami terus mendorong agar pengembangan fasilitas peternakan ini bisa direalisasikan pada 2026, sehingga sektor peternakan dapat memberikan dampak lebih besar bagi pendapatan daerah,” tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8524 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5873 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3685 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2518 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar