Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Jaya Negara Serahkan Bantuan 18 Rumah Layak Huni Kepada Warga
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Kota Denpasar kembali menyerahkan bantuan bedah rumah atau rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) secara simbolis kepada 18 warga kurang mampu. Penyerahan bantuan dilaksanakan di salah satu rumah penerima di Jalan Noja, Kesiman Petilan, Jumat (5/12).
Penyerahan bantuan ini menjadi wujud nyata komitmen Pemkot Denpasar dalam mendukung optimalisasi penanganan kemiskinan ekstrem secara berkelanjutan di wilayah perkotaan.
Bantuan perbaikan rumah layak huni senilai Rp90 juta per unit tersebut juga dilengkapi dengan perlengkapan rumah tangga berupa tempat tidur atau kasur, lemari, kompor gas siap pakai, serta LPG 3 kilogram. Perlengkapan ini merupakan bantuan CSR dari Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede Dirut; Direktur Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar, I Putu Yasa; Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja, serta undangan lainnya.
Baca juga:
Bank BPD Bali dan Pemkab Badung Bersinergi Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Warga Kurang Mampu
Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menjelaskan bahwa hingga awal Desember 2025, Pemkot Denpasar telah menyerahkan sebanyak 40 unit rumah layak huni kepada masyarakat.
"Hari ini kita menyerahkan bantuan untuk merehabilitasi RTLH secara simbolis sebanyak 18 unit senilai Rp 90 juta, lengkap dengan perlengkapan rumah tangga yang merupakan CSR Perumda Tirta Sewaka Dharma. Ini adalah program rutin Pemerintah Kota Denpasar yang sampai awal Desember 2025 ini sudah kita serahkan 40 unit," jelas Walikota Jaya Negara.
Jaya Negara juga menyampaikan bahwa setiap rumah layak huni dibangun dengan dua kamar. Hal ini diharapkan dapat memberikan manfaat tambahan bagi ekonomi keluarga penerima.
"Jadi selain sebagai tempat hunian, rumah ini diharapkan juga bisa menjadi salah satu penunjang ekonomi dengan cara disewakan 1 kamar misalnya tidak digunakan oleh pemilik," lanjut Jaya Negara.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkimta Kota Denpasar, Dr. Ir. I Gede Cipta Sudewa Atmaja, menyatakan bahwa 18 unit bantuan rumah layak huni tersebut tersebar di empat kecamatan di Kota Denpasar.
Pada tahun 2025, Pemkot Denpasar memprogramkan 40 unit bedah rumah dengan anggaran Rp90 juta per unit termasuk pajak, atau Rp100 juta per unit dengan Detail Engineering Design (DED) dan pengawasan.
Selain perbaikan struktur bangunan, bantuan juga disesuaikan dengan kondisi rumah warga, mulai dari penataan dapur, kamar mandi, hingga kamar tidur. Dukungan perlengkapan rumah tangga seperti kompor beserta kelengkapannya, kasur, dan lemari juga diberikan dari CSR Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma.
“Ini adalah program berkelanjutan dari Pemkot Denpasar. Tahun 2026 ini akan ditingkatkan menjadi 50 unit. Semoga dengan bantuan ini masyarakat Kota Denpasar yang sangat membutuhkan bisa terbantu dengan menikmati rumah sehat layak huni yang baik," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3747 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1682 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang