Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




ABK Tewas Terjatuh di Dermaga Pelabuhan Benoa

Selasa, 16 Desember 2025, 20:16 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/ABK Tewas Terjatuh di Dermaga Pelabuhan Benoa.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Denis Mulidi, seorang anak buah kapal, tewas setelah terpeleset dan jatuh dari Kapal Motor Permata 32 yang berlokasi di Dermaga Barat Utara, tepat di depan PT Intimas Surya, Pelabuhan Benoa, pada Selasa (16/12/2025) sekitar pukul 03.25 WITA.

Pria berusia 27 tahun asal Kampung Bojong Kelapa, Desa Bojonglarang, Kecamatan Cijati, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat itu ditemukan meninggal dunia di kedalaman sekitar 3 meter oleh tim Basarnas gabungan sekitar pukul 08.00 WITA.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Sukadi, menjelaskan korban terjatuh saat hendak melangkah menuju KM Permata 32 yang sedang bersandar di dermaga.

Menurut keterangan saksi sekaligus rekan korban bernama Nuwanto (27), sebelum kejadian korban hendak mengecas ponselnya. Ia beranjak dari KM Pertama 168 menuju KM Permata 32.

"Korban beranjak dari KM Permata 168, sambil memegang HP di kedua tangannya. Namun, saat korban hendak melangkah dari KM Permata 32 ke dermaga, korban terpeleset lalu jatuh dan seketika tenggelam ke dalam laut," ucap Kompol Sukadi, Selasa (16/12/2025).

Korban terjatuh di sela-sela kapal dan dermaga. Saksi sempat berupaya memberikan pertolongan dengan melemparkan selang panjang, namun korban tidak mampu meraih alat tersebut.

Aparat Polsek Pelabuhan Benoa yang menerima laporan segera berkoordinasi dengan tim Basarnas untuk melakukan pencarian. Setelah upaya pencarian, jenazah korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 08.00 WITA di sela-sela kapal dan dermaga dengan kedalaman kurang lebih 3 meter.

Korban ditemukan dalam posisi telungkup menghadap ke arah barat. Saat ditemukan, korban mengenakan baju kaos lengan panjang dan celana panjang warna hitam, tas kecil warna hitam yang tergantung di leher, serta mengenakan cincin perak pada jari tangannya.

"Selanjutnya tim mengevakuasi jenazah korban dari dalam perairan ke atas dermaga," ujar Kompol Sukadi.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil identifikasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah selanjutnya dievakuasi ke kamar jenazah RSUP Prof Ngoerah, Sanglah, Denpasar, menggunakan ambulans milik Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami