Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Anjing Liar Jadi Kendala Penanganan Rabies di Bangli

Senin, 29 Desember 2025, 12:18 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Anjing Liar Jadi Kendala Penanganan Rabies di Bangli.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BANGLI.

Keberadaan hewan penular rabies (HPR), khususnya anjing liar, masih menjadi kendala utama dalam upaya penanganan rabies di Kabupaten Bangli. Padahal, capaian vaksinasi rabies di daerah ini telah melampaui target yang ditetapkan pada tahun 2025.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli, I Wayan Sarma, menyampaikan hingga saat ini capaian vaksinasi rabies telah mencapai 87 persen dari target 80 persen. 

"Angka tersebut berasal dari total populasi HPR di Bangli yang mencapai lebih dari 46 ribu ekor," ungkapnya, Senin (29/12/2025).

Capaian vaksinasi yang tinggi ini tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak serta dukungan pengadaan vaksin dari Pemerintah Kabupaten Bangli, Pemerintah Provinsi Bali, hingga pemerintah pusat. Selain itu, tren kasus positif rabies juga menunjukkan penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Data mencatat, pada tahun 2023 jumlah kasus positif rabies di Bangli mencapai 72 kasus. Angka tersebut menurun menjadi 47 kasus pada tahun 2024. Sementara pada tahun 2025 hingga saat ini tercatat sebanyak 49 kasus rabies.

Meski demikian, keberadaan anjing liar masih menjadi tantangan serius dalam menekan penyebaran rabies. Dinas PKP Bangli terus melakukan penyisiran di sejumlah wilayah serta menggencarkan edukasi kepada masyarakat agar memelihara hewan peliharaan dengan baik dan tidak melepasliarkannya.

Dengan meningkatnya pemahaman dan kesadaran masyarakat terkait pencegahan penularan rabies, diharapkan penanganan kasus positif rabies di Kabupaten Bangli dapat terus dilakukan secara optimal dan berkelanjutan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami